Anak menangis di Hari Pertama Sekolah? Lakukan Hal Ini

Hari pertama sekolah bisa jadi merupakan momok bagi anak karena akan berhadapan dengan lingkungan yang sama sekali baru. Sebagian anak Balita yang baru memasuki masa Taman Kanak-kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan menangis di hari pertamanya sekolah.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  16:03 WIB
Anak menangis di Hari Pertama Sekolah? Lakukan Hal Ini
Ilustrasi pengenalan lingkungan sekolah. - Instagram kemdikbud.ri

Bisnis.com, JAKARTA - Hari pertama sekolah bisa jadi merupakan momok bagi anak karena akan berhadapan dengan lingkungan yang sama sekali baru.

Sebagian anak Balita yang baru memasuki masa Taman Kanak-kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan menangis di hari pertamanya sekolah.

Psikolog anak Amanda Selandia mengatakan hal itu adalah sesuatu yang wajar karena anak diliputi ketakutan akan dunia baru dan asing yang akan dihadapinya di sekolah.

"Pasti ada kecemasan di benak anak, karena lingkungan baru, teman-teman baru, sehingga wajar sekali jika anak merasa cemas di hari pertama," kata Amanda.

Amanda melanjutkan, hal itu merupakan bagian dari proses tumbuh kembang dan pembelajaran anak yang ahrus dilewati.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung anak di masa-masa awal sekolahnya, antara lain, pertama, berikan dukungan yang positif. Hal itu berupa sugesti baik dan hal-hal menyenangkan tentang sekolah.

Kedua, saat orang tua melepas anaknya ke sekolah, usahakan jangan terlalu lama.

"Singkat saja, tetapi penuh makna. Misalnya dengan penuh kasih sayang, memluk, mencium, dan bilang 'ayah dan ibu nanti akan jemput ya, selamat sekolah, semoga harinya menyenangkan'," lanjutnya.

Ketiga, jika akan tetap menangis saat ditinggal, biarkan saja. Kebanyakan anak tidak akan lama menangis dan segera akan berbaur dengan lingkungan dan kegiatan di sekolah bersama para guru.


Keempat, katakan sejujurnya jika Anda tidak akan menunggui sepanjang jam pelajaran dan akan menjemput pada jam sekolah selesai. Jangan janjikan Anda akan menunggu di luar kelas jika hanya untuk menenangkan anak dari tangisannya.


"Kalau memang ibu tidak akan menunggu anaknya di sekolah, jangan menjanjikan ibu akan menunggu karena sewaktu-waktu dia akan mengitip dan ibunya tidak ada, akan jadi proses panjang lagi untuk membiasakan dilepas di sekolah," jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
siswa baru, parenting

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top