HBD Indonesia, Tempat Wisata Belanja bagi Pemburu Diskon

Event Hari Belanja Diskon (HBD) Indonesia kembali digelar, Anda bisa berwisata belanja sepuasnya di event tersebut.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  16:01 WIB
HBD Indonesia, Tempat Wisata Belanja bagi Pemburu Diskon
Menteri Pariwisata Arief Yahya (dari kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (persero) Tbk. Sulaiman A. Arianto, mengunjungi stan Bank Mandiri seusai pembukaan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) di Jakarta, Selasa (15/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu aktivitas menyenangkan di akhir pekan adalah berbelanja. Ada kabar gembira untuk Anda yang suka berbelanja dengan potongan harga. Event Hari Belanja Diskon (HBD) Indonesia kembali digelar, Anda bisa berwisata belanja sepuasnya di event tersebut.  

HBD Indonesia tahun ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan oleh Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Event ini berlangsung dari 16 Agustus—31 Agustus 2019.

Pada HDB Indonesia 2019 ini, penyelenggara memberikan penawaran khusus kepada para konsumen. Penawaran tersebut berupa pemberian diskon atau potongan harga mencapai 74%.

Event yang diselenggarakan sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun Indonesia yang ke-74 ini mengangkat tema Merah Putih Fun- Pesta Diskon Persatuan Bangsa.

Pergelaran tersebut diikuti oleh lebih dari 200 perusahaan yang diwakili oleh 300 merek lokal dan asing yang dijual di lebih dari 40.000 gerai di pusat perbelanjaan yang tersebar di 70 kota di seluruh Indonesia.

Dorong Produk Dalam Negeri

Sebelumnya, dalam pembukaan HBD Indonesia 2019, Presiden Joko Widodo mengungkapkan dukungannya kepada para pengusaha lokal untuk bisa mengisi pasar yang luas, baik di tingkat domestik maupun di ranah global.

Jokowi juga mendorong ruang-ruang strategis di pusat-pusat perbelanjaan untuk diberikan ke merek-merek lokal.  

“Jangan biarkan pasar lokal dikuasai asing. Hati-hati karena neraca perdagangan masih defisit. Kita harus meningkatkan kecintaan kita pada produk-produk dalam negeri,” ujarnya dalam siaran pers Kementerian Pariwisata RI, Jumat (16/8/2019).

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan bahwa Kemenpar melakukan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui wisata belanja.  

Langkah konkritnya adalah mendorong promosi produk wastra. Di samping itu juga mengusulkan tax refund yang kompetitif, seperti negara-negara yang memiliki wisata belanja sangat maju.

“Produk-produk fesyen dan kerajinan Indonesia banyak diminati. Kita bisa kuatkan di area itu agar menjadi yang paling unggul. Kalau sudah kuat kita bisa menjadi ‘surga’ belanja yang diminati wisatawan dunia. Makanya, produk lokal yang bisa diunggulkan harus terus kita dorong menjadi yang paling dicari wisatawan,” ungkapnya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pusat perbelanjaan, diskon

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top