Potensi Industri Halal Indonesia: Adu Tren Hijab Gaul dan Hijab Syar’i

Variasi gaya hijab semakin berkembang sejalan dengan tren fesyen. Salah satunya adalah hijab gaul dan hijab syar’i yang telah menjadi bagian gaya hidup banyak muslimah di Indonesia. Selain karena alasan agama, nilai kepraktisan dari sebuah hijab menjadi keunggulan di tengah-tengah tren hijab modern yang kian marak.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 01 September 2019  |  07:19 WIB
Potensi Industri Halal Indonesia: Adu Tren Hijab Gaul dan Hijab Syar’i
Gamis azizah yang merupakan salah satu produk andalan dari Queency Gallery

Bisnis.com, JAKARTA -- Variasi gaya hijab semakin berkembang sejalan dengan tren fesyen. Salah satunya adalah hijab gaul dan hijab syar’i yang telah menjadi bagian gaya hidup banyak muslimah di Indonesia. Selain karena alasan agama, nilai kepraktisan dari sebuah hijab menjadi keunggulan di tengah-tengah tren hijab modern yang kian marak.

CEO Queency Gallery, Novia Erika mengakui bahwa industri halal makin menjanjikan. Salah satu potensi industri halal di Indonesia adalah fesyen muslimah. Baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor, dimana mengutip dari Forbes, angka belanja Muslimah untuk pakaian diprediksi akan mencapai 268 miliar dolar AS di tahun 2021. Atau meningkat 51 persen dari tahun 2015.

“Karena aku suka pakaian bagus dan mencintai dunia bisnis. Apalagi melihat peluang yang ada yang pertama melihat teman dan saudara yang gemar membeli gamis dan hijab, sehingga melihat peluang yang ada aku masuk sebagai pelaku yang hadirkan gamis syar’i dengan model untuk segala umur,” jelasnya kepada Bisnis, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Untuk hijab Syar'i, dirinya menyampaikan bahwa tren saat ini merujuk pada model yang lebih sederhana dan instan. Brand lokal sedang berlomba dalam menciptakan tren hijab syar'i yang instan dan terkemas dengan model yang kekinian.

“Muslimah dapat mengenakan model semakin variatif, mulai dari gaya syar'i seperti khimar dan bergo hingga tampilan minimalis dengan basic scarf dan pashmina. Untuk basic scarf, voal menjadi bahan yang tengah digemari hijabers. Bahan tersebut sangat adem dan tidak mudah kusut. Perubahan serupa juga terjadi pada pashmina,” jelasnya.

Adapun, para wanita dapat mengandalkan pashmina untuk berbagi acara mulai dari kasual hingga formal. Pashmina juga sangat cocok untuk kamu yang gemar styling hijab. Bukan cuma hijab modern, busana syar'i juga semakin populer seiring dengan tren berhijrah yang mulai marak.

“Hijab syar'i tak lagi terlihat kuno, melainkan lebih simpel tanpa motif dan pilihan warna earthy tone yang sangat kekinian. Seperti light grey, cokelat, beige dan dusty pink. Khimar dapat dipadukan dengan berbagai pilihan busana syar'i mulai dari maxi dress minimalis sampai gamis bersiluet loose yang lebih santun.

“Ciput juga menjadi fashion item wajib bagi hijabers. Dengan ciput, penampilan akan terlihat lebih rapih dan santun. Jenis ciput yang banyak diburu oleh hijabers adalah ciput antem alias anti tembem. Selain itu, ada juga ciput kerut untuk tampilan lebih bervolume,” ungkapnya.

Kenyamanan menurutnya harus diprioritaskan, terurama dalam pemakaian aktivitas di luar dengan bahan yang sejuk, tidak mudah kusut, serta tidak ketat yang merepresentasikan bentuk tubuh, sehingga pemilihan warna hanya akan menambah kesan anggun. Namun, baginya selain nyaman memenuhi syariat juga menjadi tolak ukur yang jangan sampai luput olehnya.

“Hijab syar'i itu yang paling utama adalah memenuhi syariat dengan benar. Tampil modis boleh namun tidak boleh mengesampingkan syariatnya. Karena, semua tetap ada batasannya, batasan disini adalah untuk menjaga agar memenuhi fungsi hijab, sembari tampil modis dan elegan,” jelasnya.

Queency Gallery menyediakan pakaian muslimah dengan target pasar usia 17 sampai dengan 30 tahun. Erika menambahkan bahwa gerainya lebih fokus dalam menyediakan hijab Syar'i modis. Namun, untuk gamisnya masih cocok untuk mereka yang kesehariannya tidak memakai syar'i.

Queency Gallery saat ini memiliki berbagai produk, seperti jilbab arafah, jilbab shafa, jilbab marwah, catoon tyrex, dan gamis azizah dengan kisaran harga mulai dari Rp60.000 hingga Rp.185.000, memberikan harga yang terjangkau Erika akui karena ingin menjangkau seluruh milenial khususnya generasi muda.

Keterangan Foto : Gamis azizah yang merupakan salah satu produk andalan dari Queency Gallery

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fashion

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top