Pameran Six Signs Memadukan Karakteristik Seni Murni

Enam perupa mengolaborasi perpaduan karakteristik seni murni dalam wujud pameran lukisan bertajuk Six Signs yang digelar di Galeri Institut Francais Indonesia (IFI) Jakarta, Selasa (10/9/2019) malam.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 11 September 2019  |  12:12 WIB
Pameran Six Signs Memadukan Karakteristik Seni Murni
Pameran lukisan Six Signs diselenggarakan di Galeri Institut Francais Indonesia (IFI) di Jakarta pada Selasa (10/9/2019). Bisnis - Dionisio Damara

Bisnis.com, JAKARTA - Enam perupa mengolaborasi perpaduan karakteristik seni murni dalam wujud pameran lukisan bertajuk Six Signs yang digelar di Galeri Institut Francais Indonesia (IFI) Jakarta, Selasa (10/9/2019) malam.

Keenam perupa tersebut adalah Jay Briones De Gala, Dara Sinta, Novandi, Alief, Ireng Halimun, dan Wahyu Oesman. Melalui seni, mereka menyalurkan kegelisahan masing-masing ke atas kanvas sebagai sebuah tanda. 

Ireng Halimun mengatakan, keenam tanda yang tertuang di atas kanvas adalah langkah penyeragaman karakteristik yang menampilkan cerminan asli dari jiwa para perupa. Perpaduan karakteristik itu menginspirasi mereka untuk mencanangkan judul pameran, Six Signs.

"Di sisi lain, judul pameran ini plesetan dari istilah indra keenam atau sixth sense," kata Ireng dalam sambutannya.

Dia menambahkan, sinyal atau tanda dalam pameran lukisan kali ini menyiratkan modal keunikan dan ego dari tiap seniman. Mereka juga mencari jati diri dari tiap karyanya, sehingga menghasilkan karya unik. Hal itu diharapkan mampu menyedot perhatian khalayak saat menemukan kebaruan artistik dalam lukisan mereka.

"Diferensiasi menjadi aspek penting untuk dicapai agar karya seni lukis yang punya perbedaan muncul di tengah keriuhan dunia seni rupa di Indonesia," tuturnya.

Sementara menurut Jay Briones, lukisan dan pelukis tidak bisa dipisahkan karena nilai sejati dari karya seni berlandaskan jiwa dan perjuangan dari masing-masing seniman.

Dalam pameran tersebut, keenam perupa menampilkan dua hingga tiga karya terbaiknya. Pameran yang akan berlangsung hingga 28 September 2019 ini juga dihadiri oleh Direktur IFI Stephane Dovert dan Mayjen TNI (Purn) Syamsu Djalal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
seni rupa

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top