Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ternyata, Minum Air Murni Justru Berbahaya

Setiap sistem di dalam tubuh membutuhkan air dalam menunjang kerjanya.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 14 September 2019  |  13:35 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA  -  Setiap sistem di dalam tubuh membutuhkan air dalam menunjang kerjanya.

Air diperlukan untuk membuang racun yang dihasilkan organ vital tubuh. Air juga yang menciptakan lingkungan lembab untuk telinga, hidung, dan tenggorokan, sehingga organ-organ di dalam tubuh bekerja dengan baik.

Jika tubuh kekurangan air, maka sel-sel di dalam tubuh akan lebih sulit untuk melakukan kerjanya. Kemungkinan dehidrasi akan terjadi. Hal ini dapat menguras energi dan membuat mudah lelah.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition dan melibatkan wanita membuktikan bahwa kekurangan cairan sebanyak 1,36 persen setelah olahraga dapat mengganggu suasana hati dan konsentrasi, juga dapat menyebabkan sakit kepala.

Dilansir melalui laman saintif, orang cenderung menganggap bahwa air murni itu baik. Kemurnian dianggap sebagai indikator utama dari kualitas air. Padahal, 100 persen air super murni tidak baik untuk kesehatan.

Air Supermurni

Air supermurni hanya terdiri dari hidrogen dan oksigen yang tidak memberikan mineral lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

Jika kita mengambil air dari mata air dan danau yang paling murni, menganalisis sampel dan kita akan menemukan sejumlah kecil mineral terlarut, seperti natrium, kalsium, kalium, magnesium, dan klorida.

Mineral yang terkadung dalam air tersebut menguntungkan dan bermanfaat bagi tubuh. Ion atau elektrolit yang terbentuk ketika mineral larut dalam air akan memegang peranan penting untuk mentransmisikan impuls listrik di sepanjang saraf dan untuk kontraksi otot dalam tubuh.

Hal ini memungkinkan semua fungsi “bioelektrik” dalam tubuh berfungsi dengan baik (seperti bergerak, jantung berdetak, berpikir, dan melihat).

Jadi, penting untuk menjaga konsentrasi ion-ion ini di dalam dan di luar sel dalam tubuh. Minum banyak air murni tak hanya tidak memberi sumber elektrolit esensial, juga mengambil ion dan elektrolit yang ada dalam tubuh.

Hal ini akan menciptakan ketidakseimbangan yang cukup fatal dalam tubuh.

Apakah air murni berbahaya bagi kesehatan?

Air yang dimurnikan akan menjadi penyerap yang aktif. Ketika bersentuhan dengan udara, air akan menyerap karbon dioksida dan menjadi asam. Semakin banyak air murni yang dikonsumsi tubuh akan menyebabkan meningkatnya tingkat keasaman tubuh.

Dalam penggunaannya, air murni hanya direkomendasikan sebagai cara mengeluarkan racun dari tubuh, atau untuk perawatan detoks jangka pendek dan tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang.

Konsumsi jangka panjang menyebabkan terjadinya kekurangan mineral dan meningkatkan kondisi keasaman dalam tubuh.

Hal ini juga ditunjukan orang-orang yang banyak mengkonsumsi minuman ringan dari air murni, secara konsisten menunjukkan bahwa konsumen tersebut mengeluarkan sejumlah besar kalsium, magnesium, dan mineral lainnya dalam urin.

Kondisi ini mendorong risiko yang lebih besar terhadap resiko penyakit osteoporosis, osteoartritis, hipotiroidisme, penyakit arteri koroner, tekanan darah tinggi dan penyakit degeneratif yang berkaitan dengan penuaan dini.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum organ tubuh dehidrasi
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top