Breitling Rilis Koleksi Emergency Limited Edition Khusus di Indonesia

Merek jam tangan mewah Breitling meluncurkan koleksi terbaru Breitling Emergency Night Mission Indonesia Limited Edition hanya di Indonesia pada Oktober 2019.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 22 September 2019  |  11:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Merek jam tangan mewah Breitling meluncurkan koleksi terbaru Breitling Emergency Night Mission Indonesia Limited Edition hanya di Indonesia pada Oktober 2019.

Koleksi edisi khusus ini dirilis dalam rangka ulang tahun ke-20 Time Place. Breitling hanya merilis 20 buah jam tangan ini di seluruh dunia dan 1 buah jam tangan khusus untuk lelang penggalangan dana.

President Breitling Asia Alvin Soon mengatakan bahwa perilisan seri Breitling Emergency memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan jam tangan, sekaligus bermanfaat di saat darurat.

Koleksi emergency telah dirilis oleh Breitling sejak 1995 bukan saja sebagai jam tangan biasa, namun sebagai gawai penyelamat dalam kondisi darurat. Breitling Emergency merupakan jam tangan profesional yang dilengkapi dengan perangkat keselamatan sebagai instrumen bagi para pengguna jam tangan yang gemar bertualang.

“Koleksi jam tangan emergency dilengkapi dengan dual frequency transmitter, integrated antenna system, dan rechargeable battery yang dapat melacak dan menyelamatkan penggunanya, sampai saat ini lebih dari 20 orang telah berhasil diselamatkan lewat teknologi ini,” ujar Soon dalam acara Preview of Breitling Emergency Indonesia Limited Edition di Jakarta, Kamis (19/9/2019),

Breitling Emergency Night Mission-Indonesia Limited Edition dilengkapi dengan black titanium case, movement container, mono multifanction pusher, integrated double antenna, dan tali jam yang unik dengan 3 pilihan warna.“Secara khusus desain dial dan marker terinspirasi dari Bendera Indonesia Merah-Putih,” ujarnya lagi. 

Koleksi Breitling Emergency Night Mission-Indonesia Limited Edition dijual seharga Rp365 juta. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan perangkat keselamatan dalam kondisi darurat, pemilik jam harus mendaftarkan diri dan kepemilikan Breitling Emergency tersebut di Badan SAR Nasional (BASARNAS).

Dalam kesempatan itu Soon juga menyampaikan bahwa pihaknya siap beradaptasi dengan pasar yang lebih luas lagi. Apalagi sejak koleksi Superocean dirilis, penjualan seri ini sangat tinggi. Hal ini membuat perusahaan jam tangan yang tadinya sering diasosiasikan dengan penerbangan ini makin tertantang untuk menyasar segmen pasar yang baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jam tangan

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top