Amankah Kresek Sebagai Pembungkus Makanan? Ini Kata BPOM

Pernah mendapati makanan Anda dibungkus di kantong plastik kresek? Fenomena ini biasanya terjadi saat menyantap makanan berkuah yang dibungkus lewat pedagang kaki lima.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  17:51 WIB
Amankah Kresek Sebagai Pembungkus Makanan? Ini Kata BPOM
Ilustrasi jananan di sekitar sekolah - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pernah mendapati makanan Anda dibungkus dengan kantong plastik kresek? Fenomena ini biasanya terjadi saat menyantap makanan berkuah yang dibungkus lewat pedagang kaki lima.

Tak hanya itu, ketika berbelanja di pasar pun masih banyak pedagang yang langsung membungkus daging dan ikan yang dijajakan, dengan kantong kresek tanpa pelapis makanan yang aman.

Padahal jika ditelaah lebih detail, sebenarnya kantong plastik kresek yang bersentuhan langsung dengan makanan dapat menyebabkan racun dalam tubuh kita.

Dikutip dari penjelasan publik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dikeluarkan pada 7 Agustus 2019 lalu, lembaga ini menggarisbawahi bahwa sebagian besar kantong plastik adalah hasil daur ulang plastik yang berasal dari limbah wadah.

Limbah wadah ini pun mengandung berbagai bahan kimia berbahaya seperti pestisida, kotoran hewan, manusia dan lain-lain.

“Dihimbau untuk tidak menggunakan kantong plastik kresek daur ulang untuk mewadahi langsung berbagai jenis bahan baku pangan misalnya daging, ikan, dll, serta berbagai jenis makanan siap santap,” tulis himbauan yang dikeluarkan oleh BPOM.

Lebih lanjut, BPOM menganjurkan bahan plastik yang relatif aman digunakan untuk pelapis makanan diantaranya adalah HDPE, LDPE, Polietilen, Tereftalat (PET), DAN Polipropilen (PP), serta bahan plastik yang mencantumkan logo tara pangan berupa simbol berbentuk gelas dan garpu dan memperhatikan petunjuk penggunaan dari produsen.

Jadi, pastikan Anda berusaha menolak makanan siap saji yang dibungkus dengan kantong plastik tanpa plastik. Karena jika tidak, bisa saja Anda berpontensi mengidap penyakit mematikan yang salah satunya adalah kanker.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan, plastik

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top