Gibran Batasi Jan Ethes Konsumsi Makanan dan Minuman Asal Luar Negeri

Gibran Rakabuming Raka menegaskan dia membatasi anaknya Jan Ethes mengonsumsi makanan dan minuman dari luar negeri.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  07:25 WIB
Gibran Batasi Jan Ethes Konsumsi Makanan dan Minuman Asal Luar Negeri
Gibran Rakabuming Raka di Plaza Indonesia, Jumat (5/7/2019). - JIBI/Ria Theresia

Bisnis.com, JAKARTA - Gibran Rakabuming Raka menegaskan dia membatasi anaknya Jan Ethes mengonsumsi makanan dan minuman dari luar negeri.

Hal ini ia kemukakan saat menjadi pembicara di event Jakarta Culinary Feastival, Senayan, Jakarta, pada Minggu (6/10/2019). Putera sulung Presiden RI ini pun menyebut ia jarang mengajak anaknya makan di luar. 

"Yang namanya anak makan di luar terus kan ya secara tidak sadar (dia) akan mengonsumsi (makanan) itu terus. Kadang kalau kita di mal itu banyak franchise dari luar negeri secara tidak sadar itu sudah melupakan makanan-makanan asli Indonesia," ungkapnya. 

"Kalau anak kecil kita arahkan ke makanan berkuah, sayur, buah. Itu saja," sambungnya. 

Gibran juga menyatakan dirinya tidak mempermasalahkan Jan Ethes menikmati makanan asal luar negeri asal tidak setiap hari karena kemungkinan jika ia menyantapnya tiap hari, anaknya akan lebih menikmati makanan asal luar negeri dibanding makanan dari negaranya sendiri. 

"Western food nggak masalah, Japanese food gak masalah, Korean food gak masalah. Tapi, ya seminggu sekali, jangan sampai dikonsumsi setiap hari. Jangan sampai kita ke mal, minumnya boba terus. Boba kan bukan asli Indonesia kenapa nggak es doger, es kacang ijo," ungkapnya. 

"Kenapa nggak minuman misalnya teh. Kita kan punya varian teh yang banyak varian kopi yang banyak. Makanya harus bangga resep dan bahan baku Indonesia," katanya kemudian. 

Kakak dari Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep tersebut lebih banyak menyajikan makanan tradisional Indonesia kepada anaknya untuk bisa dinikmati setiap harinya agar nantinya tidak lupa dengan cita rasa Indonesia. 

"Anak-anak itu harus bangga dengan makanan asli Indonesia, dikonsumsi setiap hari. Jangan sampai nanti kita lupa ternyata kita punya sambal bermacam-macam, punya masakan tradisional macam-macam, punya kue macam-macam, minuman tradisional macam-macam dari Sabang sampai Merauke," pungkasnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
makanan, Gibran Rakabuming Raka

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top