Film How to Train Your Dragon dan Revolusi Teknologi Animasi

Film trilogi dari waralaba How to Train Your Dragon punya andil besar dalam pengembangan teknologi di bidang perfilman global, khususnya untuk film animasi.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  08:52 WIB
Film How to Train Your Dragon dan Revolusi Teknologi Animasi
How to Train Your Dragon: The Hidden World - DreamWorks Animation

Bisnis.com, JAKARTA – Film trilogi dari waralaba How to Train Your Dragon punya andil besar dalam pengembangan teknologi di bidang perfilman global, khususnya untuk film animasi.

Rumah produksi DreamWorks Animation (DWA) yang membuat berbagai film animasi, termasuk waralaba naga tersebut telah menyumbangkan banyak teknologi anyar dan mendapatkan Scientific and Technical Awards dari Academy of Motion Picture Arts and Science.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, Kamis (10/10/2019) nyatanya dua paket perangkat lunak yang kini banyak digunakan oleh rumah studio animasi lain dipelopori oleh produksi film waralaba How to Train Your Dragon.

Dua teknologi tersebut adalah sistem animasi karakter Premo yang memulai debutnya pada produksi film How to Train Your Dragon 2 (2014). Teknologi ini bertujuan mempercepat proses animasi sambil menciptakan pendekatan intuitif yang lebih simpel. Sistem ini mendapatkan penhargaan SciTech Award pada 2017.

Teknologi berikutnya adalah fitur animasi yang dibuat dengan MoonRay, perangkat lunak rendering yang membantu animatornya untuk secara lebih akurat mensimulasikan bagaimana cahaya terpantulkan seperti di dunia nyata.

Teknologi MoonRay, memulai debutnya pada proses produksi film terakhir waralaba yakni How to Train Your Dragon: The Hidden World (2019) yang telah menghasilkan pendapatan mencapai US$519, 89 juta di pasar domestik dan internasional.

“Ketika mereka pergi ke Hidden World [sebuah adegan dalam film di gua bawah tanah] semua jamur bioluminescent dan potongan karang tidak akan mungkin bagi kami tanpa MoonRay. Itu semua pada dasarnya adalah sumber cahaya,” kata Dace Walvoord yang menjabat sebagai Supervisor Visual Effect film tersebut.

Secara umum waralaba film ini telah mendapatkan sambutan positif dari para penggemar dan pegiat industri perfilman. Dua film pertamanya yakni How to Train Your Dragon (2010) dan How to Train Your Dragon 2 (2014) masuk dalam nominasi film animasi untuk Oscar.

Para analis box office dan kritikus film global juga meyakini bahwa film ketiganya How to Train Your Dragon: The Hidden World bakal ambil bagian dalam ajang yang sama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top