Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Film Dokumenter Ralph Lauren Segera Hadir di HBO

Desainer Amerika Ralph Lauren menganggap dirinya adalah sosok yang tertutup. Sehingga mengundang kamera untuk menyorot kehidupannya untuk film dokumenter HBO berjudul 'Very Ralph' merupakan sebuah tantangan.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 25 Oktober 2019  |  06:11 WIB
sumber: Reuters
sumber: Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Desainer Amerika Ralph Lauren menganggap dirinya adalah sosok yang tertutup, sehingga mengundang kamera untuk menyorot kehidupannya untuk film dokumenter HBO berjudul 'Very Ralph' merupakan sebuah tantangan.

"Kadang-kadang, jika saya memperhatikannya, itu memang sulit, tapi saya mencoba mengabaikannya," kata Lauren dilansir Reuters, Jumat (25/10/2019).

Film dokumenter menceritakan kehidupan Lauren dari masa kecilnya di Bronx hingga membuka toko yang berdiri sendiri di seluruh dunia. Debut pemutaran film ini digelar di Museum Seni Metropolitan New York dihadiri oleh siapa saja yang berada di dunia mode dan hiburan.

Untuk memberikan penghormatan kepada Lauren, yang menjabat ketua eksekutif dan kepala kreatif Ralph Lauren yakni Bruce Springsteen, Martha Stewart, model Lily Aldridge dan Karlie Kloss, Ansel Elgort, Michael J. Fox, dan sesama desainer Vera Wang.

"Dia adalah pahlawan Amerika yang hebat. Dia benar-benar membawa pengalaman Amerika ke seluruh dunia," kata Wang kepada Reuters dalam wawancara karpet merah.

Lauren, 80, mengatakan mantan Ketua Eksekutif HBO Richard Plepler mempresentasikan ide tentang film dokumenter saat makan malam, mengatakan ia adalah penggemar berat sang desainer. Dia mulai mempertimbangkan usul itu karena pada saat itu, Ralph Lauren Corp sedang mendekati tonggak besar.

"Itu adalah ulang tahun ke 50 saya," kata Lauren, yang anak-anaknya juga mendorongnya untuk bergerak maju dengan proyek tersebut.

Diproduksi dan disutradarai oleh Susan Lacy, film dokumenter ini menampilkan cuplikan arsip dari merek fesyen serta wawancara dengan keluarga Lauren dan orang-orang seperti Anna Wintour, Karl Lagerfeld dan Naomi Campbell. Ini juga termasuk video rumahan yang menunjukkan Lauren main-main, menari dan bermain basket dengan anak-anaknya.

Ketika ditanya apa reaksi mereka ketika mereka melihat film yang sudah selesai, Lauren dan Lacy mengatakan mereka menangis.

"Aku agak tersedak," kata Lauren.

"Sangat emosional melihat anak-anak Anda ketika mereka masih kecil, (dan kemudian) melihat mereka tumbuh dewasa."

"Sulit untuk terlihat seperti hidup Anda dan melihatnya menyala di depan Anda," tambah Lacy, yang melakukan wawancara dengan Lauren di berbagai rumahnya, termasuk rumahnya di Montauk dan peternakan di Colorado.

Ditanya apa yang dia ingin orang ambil dari film dokumenter itu, Lauren berkata, "Saya ingin orang-orang merasa bahwa mereka dapat melakukan sesuatu, datang entah dari mana, tetap berpegang pada senjata Anda dan percaya bahwa Anda bisa menjadi baik dan melihat bahwa orang lain telah melakukan dan Anda juga bisa. "

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

desainer film dokumenter
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top