Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ardelyx Ramu Obat Ginjal untuk Kurangi Kadar Fosfat

Perusahaan biofarmasi, Ardelyx Inc, mengklaim bahwa tahap akhir eksperimentalnya berhasil mengatur peningkatan kadar fosfat darah pada pasien dengan penyakit ginjal kronis (CKD).
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  01:45 WIB
Ilustrasi obat-obatan - boldsky.com
Ilustrasi obat-obatan - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan biofarmasi, Ardelyx Inc, mengklaim bahwa tahap akhir eksperimentalnya berhasil mengatur peningkatan kadar fosfat darah pada pasien dengan penyakit ginjal kronis (CKD).

Dilansir dari Reuters, Selasa (3/12/2019), pihak perusahaan menyatakan bahwa eksperimen yang disebut dengan perawatan tenapanor itu telah menunjukkan perbedaan yang lebih besar dalam kadar fosfor serum dibandingkan dengan plasebo.

Adapun, peningkatan kadar fosfor merupakan hal umum pada pasien CKD, terutama yang menggunakan dialisis, karena ginjal mereka tidak mampu menghilangkan fosfor dari tubuh secara memadai.

Terlepas dari pengobatan dengan pengikat fosfat, sekitar 70% pasien CKD yang menjalani dialisis terus mengalami peningkatan kadar fosfor, yang juga disebut hiperfosfatemia.

Pihak perusahaan pada September juga mengatakan bahwa dalam penelitian tahap akhir lainnya, pasien yang diobati dengan pengikat tenapanor dan fosfat menunjukkan penurunan kadar fosfor serum yang signifikan dibandingkan dengan pengikat fosfat.

Ardelyx Inc juga menyatakan bahwa jika disetujui, tenapanor akan menjadi satu-satunya pengobatan non-binder untuk kadar fosfor serum tinggi pada pasien dengan penyakit ginjal kronis pada dialisis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat ginjal
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top