Pasak Bumi Bukan Hanya Obat Kuat Pria, Simak Manfaatnya untuk Kesehatan

Pasak bumi telah sejak lama dipercaya sebagai salah satu bahan obat kuat herbal. Namun, tahukah Anda, tanaman yang memiliki nama latin Eurycoma longifolia ini ternyata punya manfaat lain untuk kesehatan?
JIBI
JIBI - Bisnis.com 07 Desember 2019  |  07:33 WIB
Pasak Bumi Bukan Hanya Obat Kuat Pria, Simak Manfaatnya untuk Kesehatan
Pasak bumi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pasak bumi telah sejak lama dipercaya sebagai salah satu bahan obat kuat herbal. Namun, tahukah Anda, tanaman yang memiliki nama latin Eurycoma longifolia ini ternyata punya manfaat lain untuk kesehatan?

 Manfaat pasak bumi bahkan tidak terbatas pada kesehatan fisik, tapi juga mental.

Tidak hanya di Indonesia, pasak bumi rupanya juga sudah menjadi bagian dari pengobatan tradisional di berbagai negara di Asia Tenggara.

Di beberapa daerah, pasak bumi juga sering disebut dengan istilah Tongkat Ali. Sudah makin penasaran dengan manfaat tanaman yang satu ini?

Simak penjelasan lebih lengkapnya berikut ini.

Meski manfaat pasak bumi untuk kesehatan telah dikenal luas, penelitian mengenai potensi khasiat pasak bumi ternyata belum banyak dilakukan, sehingga jika tertarik menggunakan tanaman ini sebagai pengobatan alternatif untuk kondisi tertentu, sebaiknya tetap berhati-hati dan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Berikut ini, potensi manfaat pasak bumi yang bisa Anda rasakan.

1. Menyuburkan pria
Salah satu potensi pasak bumi untuk meningkatkan kadar hormon testosteron. Pasak bumi juga dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas sperma.

Oleh karena itu, tanaman ini dinilai berpotensi mengatasi masalah kesuburan pria. Testosteron memang berperan penting dalam kesuburan seorang pria. Pria yang kekurangan hormon ini, biasanya akan mengalami gangguan seperti lemah syahwat atau libido rendah.

2. Sebagai obat kuat untuk pria
Pasak bumi memang sudah sejak lama digunakan sebagai bahan obat kuat herbal, karena dinilai dapat mengatasi lemah syahwat atau disfungsi ereksi.

Sudah ada beberapa penelitian kecil yang dilakukan untuk memastikan manfaat pasak bumi yang satu ini. Hasilnya, tanaman ini terbukti bisa mengatasi penurunan performa seksual pria. Meski begitu, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian berskala besar, untuk memastikan manfaat pasak bumi. Jadi, Anda sebaiknya tetap berhati-hati apabila ingin menggunakannya.

3. Meredakan stres
Pasak bumi dipercaya dapat menurunkan kadar hormon stres di tubuh, membantu mengurangi kecemasan, dan memperbaiki suasana hati. Manfaat pasak bumi yang satu ini, didapatkan dari suatu penelitian pada hewan uji. Sehingga, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikannya.

4. Meningkatkan stamina
Manfaat pasak bumi selanjutnya adalah dapat meningkatkan stamina. Sebab, tanaman ini mengandung komponen yang dapat membuat tubuh menggunakan energi secara lebih efisien.

5. Membentuk otot
Pasak bumi, juga dipercaya dapat membantu meningkatkan massa otot serta kekuatannya. Manfaat ini berasal dari kemampuan tanaman ini dalam memengaruhi kadar testosteron di tubuh.

6. Membantu kondisi hipogonadisme
Ekstrak pasak bumi, dinilai bermanfaat dalam memperlambat munculnya gejala late-onset hypogonadism atau kurangnya hormon seksual.

Kesimpulan ini didapatkan dari penelitian yang dilakukan pada 76 orang dengan kondisi serupa. Pada penelitian ini, para responden diinstruksikan untuk mengonsumsi ekstrak pasak bumi selama satu bulan.

Waspadai efek samping konsumsi pasak bumi
Karena penelitian mengenai penggunaan pasak bumi sebagai obat belum banyak dilakukan, maka pengetahuan tentang risiko efek samping yang dapat ditumbulkan pun, masih terbatas.

Namun sejauh ini, konsumsi pasak bumi dalam jumlah terbatas, dinilai masih aman untuk kesehatan. Penggunaan berlebih dan jangka panjang tidak disarankan, karena berpotensi menimbulkan efek tertentu.

Beberapa suplemen pasak bumi pun terkontaminasi oleh merkuri. Sehingga, Anda perlu berhati-hati dalam mengonsumsinya. Pastikan Anda mendapatkan suplemen yang telah terbukti aman dan terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Efek samping suplemen pasak bumi terhadap ibu hamil dan ibu menyusui juga belum pernah diteliti. Sehingga, demi keamanan, sebaiknya hindari penggunaannya oleh ibu hamil dan menyusui.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
obat kuat, herbal

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top