IDI Berharap WNI yang Selesai Diobservasi Akibat Corona Tetap Dipantau

IDI berharap, WNI yang diobservasi akibat virus corona tetap dipantau meski telah selesai masa karantina. Pemantau bertujuan apabila terjadi keluhan, bisa langsung dibawa atau berobat ke rumah sakit terdekat. Selanjutnya perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  15:12 WIB
IDI Berharap WNI yang Selesai Diobservasi Akibat Corona Tetap Dipantau
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). ANTARA FOTO - Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA - Hanya tinggal hitungan jam saja para WNI yang kini dikarantina di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau akibat virus corona (covid-19), dapat kembali ke keluarga mereka. Sabtu (15/2/2020) esok, tepatnya pukul 12.00, mereka akan dikembalikan pemerintah ke rumah masing-masing.

Untuk hal ini, pemerintah sudah meminta masyarakat tak perlu khawatir para WNI yang dikarantina tersebut bakal menularkan virus corona. Pasalnya, observasi selama 14 hari di Kabupaten Natuna, sudah memenuhi syarat dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Namun, ada satu permintaan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dari para WNI tersebut. Yakni, pemerintah dan pihak terkait agar terus melakukan pemantauan dan identifikasi bagi WNI yang telah menyelesaikan masa observasi di Natuna.

"Paling penting dan juga diperhatikan buat teman-teman yang di Natuna, yaitu tetap harus teridentifikasi posisi saat mereka kembali ke keluarga masing-masing," kata Wakil Ketua Umum PB IDI Dr Muhammad Adib Khumaidi, Sp.OT saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan pemantauan itu bertujuan apabila terjadi keluhan, bisa langsung dibawa atau berobat ke rumah sakit terdekat. Selanjutnya perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis.

Adib menjelaskan pemantauan tersebut sama sekali bukan dalam pengertian para WNI itu kembali diisolasi. Namun, lebih kepada upaya mengetahui lokasi dan tempat fasilitas kesehatan terdekat dari domisili mereka.

Meski demikian, ujar dia, ratusan WNI di Natuna telah menjalani masa observasi atau inkubasi selama 14 hari. Oleh sebab itu, apabila dalam rentang waktu tersebut tidak ada menunjukkan tanda-tanda mereka terserang virus corona maka bisa dikatakan aman.

"Tetapi yang paling penting, karena mereka berasal dari daerah yang pada saat kemarin endemik maka bukan berarti tidak boleh berinteraksi dengan masyarakat," ujar dia.

Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi tersebut juga mengimbau apabila WNI yang telah selesai masa observasi ada merasakan keluhan, maka disarankan segera datang ke fasilitas kesehatan.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk memulangkan WNI yang di observasi kesehatannya terkait virus corona di Natuna pada 15 Februari 2020.

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan hasil rapat koordinasi bersama kementerian-lembaga terkait di Kemenko PMK memutuskan misi observasi kesehatan tersebut akan berakhir pada 15 Februari 2020 pukul 12.00 WIB.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ikatan dokter indonesia, coronavirus, virus corona, covid-19

Sumber : Antara

Editor : Andya Dhyaksa
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top