Halodoc-Gojek Luncurkan Layanan Konsultasi Virus Corona Gratis

Bernama telemedicine Check COVID-19 dari Halodoc, layanan ini tersedia dalam bentuk shuffle card di aplikasi Gojek. Pengguna akan langsung diarahkan ke layanan Check COVID-19 di aplikasi Halodoc.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  12:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Halodoc dan Gojek berkolaborasi hadirkan layanan konsultasi kesehatan dan gejala virus Corona atau COVID-19 secara online. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Senin, 23 Maret 2020 di Jakarta.

Bernama telemedicine Check COVID-19 dari Halodoc, layanan ini tersedia dalam bentuk shuffle card di aplikasi Gojek. Pengguna akan langsung diarahkan ke layanan Check COVID-19 di aplikasi Halodoc.

Apabila ada dugaan menderita COVID-19, dokter dari Halodoc akan berupaya melakukan penanganan dengan meminta pengguna tetap di rumah, menerapkan isolasi di rumah dan
obat yang diresepkan akan diantar oleh Gojek ke rumah pengguna.

Berdasarkan data World Health Organization, sekitar 80% pasien COVID-19 di dunia hanya mengalami gejala ringan, dan bisa sembuh dengan perawatan di rumah tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Layanan konsultasi ini pun sebagai upaya meminimalisir penyebaran COVID-19. Bila membutuhkan penanganan dan tindakan lebih lanjut, pengguna akan dirujuk ke rumah sakit rujukan.

Layanan konsultasi dokter umum COVID-19 ini dipastikam bebas biaya dan didukung lebih dari 20.000 dokter berlisensi dan berpengalaman di dalam ekosistem Halodoc.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, drg. Oscar Primadi mengatakan kolaborasi ini membantu pemerintah dalam penanganan COVID-19 yang kasusnya terus bertambah pada beberapa hari terakhir. Terlebih Gojek dan Halodoc memiliki akses untuk menyebarkan informasi dan edukasi pencegahan COVID-19 kepada puluhan juta masyarakat Indonesia

"Kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat sistem penanganan COVID-19 yang telah disusun
pemerintah secara komprehensif. Solusi telemedicine yang ditawarkan sangat membantu sistem kesehatan Indonesia dalam menyaring pasien dengan risiko COVID-19," katanya melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (23/3/2020).

Andre Soelistyo, Co-CEO Gojek Group mengatakan sebagai anak bangsa, pihaknya memiliki kewajiban membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia mencegah penyebaran COVID-19.

Para mitra driver dan mitra merchant Gojek dapat membantu masyarakat Indonesia melewati
masa sulit ini. Merekalah yang membantu masyarakat untuk mendapatkan barang, makanan dan obat-obatan yang diperlukan.

"Kami berharap Gojek dapat menjadi tulang punggung Indonesia untuk kita bersama melewati COVID-19," sebutnya.

Kevin Aluwi, Co-CEO Gojek Group menambahkan peluncuran layanan ini sejalan dengan gerakan #dirumahaja yang telah Gojek gaungkan guna memutus rantai penularan COVID-19,
mengikuti himbauan pemerintah untuk menjaga jarak sosial.

Jonathan Sudarta, CEO Halodoc mengatakan situasi seperti ini memerlukan terobosan yang dapat
memudahkan masyarakat untuk memastikan kesehatannya. Ketika penyakit ini mulai menyebar
sejak awal tahun lalu, Halodoc sebagai platform teknologi kesehatan terdepan, terus mengoptimalkan ekosistem teknologi untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat mengantisipasi risiko COVID-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top