Ini Kiat Berbicara dengan Anak Terkait Virus Corona

Edukasi kesehatan kepada anak dengan strategi yang tepat menjadi penting, apalagi di tengah wabah virus corona (Covid-19).
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  17:45 WIB
Ini Kiat Berbicara dengan Anak Terkait Virus Corona
Ibu memberikan sentuhan fisik kepada anak untuk menghilangkan kecemasan. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap orang tua selalu ingin memberikan perlindungan kepada anaknya dan berusaha menghindari kabar yang menimbulkan kecemasan.

Namun ketika berkaitan dengan penyebaran Covid-19, anak-anak mungkin sudah tahu lebih banyak tentang hal itu daripada yang disadari orang tua. Berkat percakapan di taman bermain dan laporan berita yang konstan kata psikiater media Carole Lieberman, MD dikutip dari www.parents.com, Selasa (24/3/2020).

Sayangnya, banyak dari apa yang anak Anda dengar setiap hari mungkin tidak akurat.Seperti halnya dengan banyak topik berat lainnya, orang tua harus mendiskusikan virus corona dengan anak-anak mereka dengan cara yang mudah dipahami, meningkatkan pengetahuan, dan menghentikan penyebaran informasi yang salah. Berikut ini beberapa kiat untuk memulai percakapan:

1.Cari tahu apa yang anak Anda sudah tahu

Ajukan pertanyaan yang disesuaikan dengan tingkat usia anak Anda. Untuk anak-anak yang lebih besar, Anda mungkin bertanya, "Apakah orang-orang di sekolah berbicara tentang virus corona? Apa yang mereka katakan?"

Untuk anak-anak yang lebih kecil, Anda bisa mengatakan, "Pernahkah Anda mendengar orang dewasa berbicara tentang penyakit baru yang sedang terjadi?"

Ini memberi Anda kesempatan untuk mengetahui seberapa banyak yang diketahui anak-anak dan untuk mengetahui apakah mereka mendengar informasi yang salah.

Ikuti petunjuk anak Anda. Beberapa anak mungkin ingin menghabiskan waktu berbicara. Tetapi jika anak-anak Anda tampaknya tidak tertarik atau tidak banyak bertanya, itu tidak masalah.

2. Tawarkan Kenyamanan dan Kejujuran

Fokus untuk membantu anak Anda merasa aman, tetapi jujurlah. Jangan menawarkan informasi mendetail lebih dari yang diminati anak Anda. Misalnya, jika anak-anak bertanya tentang penutupan sekolah, jawab pertanyaan mereka. Tetapi jika topiknya tidak muncul, tidak perlu mengangkatnya kecuali itu ditanyakan.

Jika anak Anda bertanya tentang sesuatu dan Anda tidak tahu jawabannya, katakan tidak tahu secara jujur. Gunakan pertanyaan itu sebagai kesempatan untuk mencari tahu bersama.

Dilansir dari www.kidshealth.org, situs web Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyediakan informasi terkini dan terpercaya tentang coronavirus (Covid-19). Dengan begitu, Anda memiliki fakta dan anak-anak tidak melihat berita utama tentang kematian dan informasi menakutkan lainnya.

3. Berbicaralah dengan tenang dan meyakinkan.

Jelaskan bahwa kebanyakan orang yang sakit merasa pilek atau flu. Anak-anak mengetahui ketika orang tua khawatir. Jadi ketika Anda berbicara tentang coronavirus dan berita, gunakan suara yang tenang dan cobalah untuk tidak tampak kesal. Beri anak-anak ruang untuk berbagi ketakutan mereka.

Wajar bagi anak-anak untuk khawatir, "Mungkinkah aku yang berikutnya? Mungkinkah itu terjadi padaku?" Biarkan anak Anda tahu bahwa anak-anak tampaknya tidak sakit seperti orang dewasa.

Biarkan mereka tahu bahwa mereka selalu dapat mendatangi Anda untuk mendapatkan jawaban atau untuk membicarakan apa yang membuat mereka takut.

Ketahui kapan mereka membutuhkan panduan. Waspadai bagaimana anak-anak Anda mendapatkan berita dan informasi, terutama anak-anak yang lebih besar secara online. Arahkan mereka ke konten yang sesuai usia sehingga mereka tidak menemukan berita yang membuat mereka takut atau memiliki informasi yang salah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anak, Virus Corona, covid-19

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top