Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

8 Tips Menjaga Kesehatan Mental dan Imun Hadapi Virus Corona

Kecemasan bisa menurunkan kebahagiaan dan menciptakan terganggunya kesehatan mental dan fisik.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  20:10 WIB
Ilustrasi - Dailymail
Ilustrasi - Dailymail

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah pasien Covid-19 yang kian meningkat membuat tingkat kecemasan masyarakat meningkat, imbasnya tingkat kebahagiaan menurun dan bisa mengganggu kesehatan mental.

Berikut 8 tips untuk menjaga kesehatan mental Anda selama melalui pandemi Covid-19 dilansir dari Enterpreneur.com:

1. Jangan hanya bergantung pada suplemen dan higienitas

Banyak orang yang mulai menanyakan kepada dokter suplemen apa yang bisa dikonsumsi melawan virus Corona. Seperti yang diberitakan New York Times; “Suplemen penunjang seperti vitamin, obat herbal, dan obat-obatan ekstrak menjadi langka karena tingginya permintaan.  Para ahli banyak yang menyatakan kenaikan permintaan ini akibat kecemasan masyarakat untuk berbondong-bondong menaikkan sistem imun. Tak satupun dari produk tersebut menunjukkan dampak yang efektif melawan Corona ataupun mencegah Covid-19. Sebaliknya, jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan maka bisa memberi efek samping.

Oleh sebab itu menurut Ashley Koff, CEO The Better Nutrition Program jika dalam masa karantina,  Anda sebaiknya menunda keinginan untuk diet atau melakukan detoks.

“Sejumlah orang bertanya kepadaku apakah bisa melakukan diet atau puasa. Saya katakan bahwa apapun yang membuat tubuh jadi kekurangan nutrisi akan menambah risiko anda mudah sakit,” ungkap Ashley.

2. Bacalah dengan jeli efek samping obat

Menurut Sanjay Gupta sejumlah laporan membenarkan bahwa orang tidak bisa mengonsumsi obat-obatan yang mengandung ibuprofen atau obat anti inflamasi karena akan mengurangi daya tahan tubuh melawan infeksi.

“Untuk orang sehat obat ini tidak dianjurkan, namun untuk orang dengan sistem imun rendah lebih baik menggunakan Tylenol,” jelasnya.

3. Makanlah sayur-sayuran

Dalam artikel di Wall Street Journal, dokter dan ahli gizi mengingatkan Anda untuk tidak makan cemilan terlalu sering setiap hari terutama yang mengandung karbohidrat dan gula. Sementara dalam masa karantina banyak orang menyimpan makanan seperti kacang kaleng, pasta, nasi, tetapi jangan lupa juga sayur-sayuran.

“Saya kira orang-orang takut membeli buah-buahan dan sayuran karena tidak tahan lama,” ujar Elisabetta Politi, Ahli Gizi dan Direktur Duke Diet & Fitness Center. Elisabetta juga menyarankan bumbu-bumbuan dalam menjaga daya tahan tubuh seperti lada. Beberapa sayuran dan buah-buahan yang penting dikonsumsi adalah brokoli, kembang kol, wortel, kentang, pisang, apel, dan jeruk.

4. Saling bekerja sama dan menolong

Menurut Vivek H. Murthy, mantan ahli bedah di Amerika Serikat dalam penelitian The Healing Power of Human Connection in a Sometimes Lonely World menyatakan perasaan dalam isolasi dan kesendirian bisa berbahaya bagi kesehatan mental. Apalagi jika ditambah dengan kebiasaan merokok dan obesitas.

“Menolong orang lain akan menjadi kekuatan dan pengalaman positif yang tak hanya mengeratkan persaudaraan tetapi juga mengafirmasi kontribusi kita pada dunia,” kata Vivek.

Vivek menyebut beberapa contoh adalah dengan membantu tetangga, apalagi pada saat semua orang sedang bergumul dengan virus ini.

5. Batalkan semua janji dan kunjungan ke dokter dan rumah sakit

Ahli dari the Johns Hopkins School of Medicine menjelaskan apapun janji maupun kunjungan ke dokter dan rumah sakit harus ditunda selama masa karantina berlangsung.

“Jika Anda tidak terburu-buru saat ini, jangan pergi. Jika anda tetap pergi pastikan kondisi fisik Anda sudah sehat sehingga Anda tak perlu mengenakan masker selama bepergian,” tuturnya.

Menurut dia, masker adalah penanda kesehatan seseorang sehingga Anda akan terisolasi dalam aktivitas dan tidak mudah menginfeksi orang lain.

6. Pastikan Anda punya ketersediaan obat jika Anda punya penyakit

Menurut Harvard Medical School’s Coronavirus Resource Center hal dasar dan mudah yang bisa dilakukan saat ini adalah bertindak disiplin dengan diri sendiri. Salah satunya menurut para ahli dari Harvard Anda harus mau bertahan dalam rumah. Selain itu Anda juga harus memastikan dalam beberapa pekan ke depan Anda masih punya cadangan obat jika Anda menderita penyakit khusus. Ini adalah strategi untuk membantu Anda tidak perlu sering keluar rumah.

7. Jangan jadikan waktu karantina untuk bersenang-senang

Beberapa kendala saat karantina adalah Anda akan tergoda untuk melakukan kebiasaan makan dan minum yang tak sehat. Misalnya, bagi Anda yang gemar minuman beralkohol mungkin akan lebih sulit untuk menolak godaan itu. Menurut Paul Shasha Nestadt, co-director The Johns Hopkins Anxiety Clinic, menyatakan saat ini para peminum alkohol bisa tergoda untuk minum-minuman keras apabila cemas akan kehilangan pekerjaan.

“Ada beberapa risiko dari isolasi di rumah membuat orang depresi, cemas, yang akan menaikkan stress,” tuturnya.

Pada 2015, pada sebuah artikel dalam Alcohol Research menyatakan ada bukti yang menunjukkan alkohol yang berlebihan akan memberi efek pada sistem imun.

“Tenaga medis sudah lama meneliti hubungan antara konsumsi alkohol dengan masalah imun seperti masalah pernapasan yaitu pneumonia,” tulis artikel tersebut. Laporan itu menyebut alkohol bisa memberi dampak kompleks pada sistem imun.

8. Bermainlah dengan hewan peliharaan Anda

Menurut William Schaffner, seorang profesor pengobatan preventif dan infeksi kesehatan di Vanderbilt University School of Medicine menyatakan belum ada masalah yang banyak terkait infeksi Covid-19 pada hewan peliharaan. Di lain pihak banyak studi psikologi yang mengatakan hewan peliharaan memberi dampak positif pada sisi psikologis. Oleh sebab itu jika Anda merasa kesepian peluk dan bermainlah dengan hewan peliharaan Anda.

“Ini adalah waktu untuk memeluk piaran Anda ketimbang orang-orang sekitar Anda. Maka, tetap menjaga jarak dengan manusia akan tetapi jika ingin memeluk sesuatu, piaraan Anda adalah pilihan tepat,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips sehat Virus Corona Revolusi Mental covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top