Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiga Kesalahan yang Membuat Puasa Intermitten Gagal

Sebagian masyarakat yang mengikuti diet puasa intermitten lebih memilih untuk menjalankan puasa terbatas waktu.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 02 April 2020  |  14:20 WIB
Diet - boldsky.com
Diet - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Puasa intermitten atau intermittent fasting masih menjadi salah satu metode diet yang cukup populer untuk menurunkan berat badan karena dapat membantu seseorang untuk lebih sedikit mengonsumsi kalori.

Dalam diet ini seseorang tidak boleh makan apapun dalam jangka waktu tertentu setiap harinya. Terdapat tiga jenis periode dalam diet intermitten ini yaitu puasa seharian, puasa alternative, dan puasa terbatas waktu.

Namun, sebagian besar masyarakat yang mengikuti diet ini lebih memilih untuk menjalankan puasa terbatas waktu yaitu boleh makan selama 8 jam kemudian dilanjutkan dengan puasa selama 16 jam. Namun, kadang kala, meski sudah mengikuti jadwal puasa, masih ada saja yang gagal mencapai berat badan ideal.

Lantas, apa yang menyebabkan seseorang tetap tidak berhasil menurunkan berat badannya? Dikutip dari timesofindia.com, mungkin inilah tiga kesalahan utama yang membuat diet seseorang gagal.

1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Kalori

Untuk menentukan keberhasilan jadwal puasa intermitten, penting untuk memantau jumlah kalori yang dikonsumsi. Akan lebih baik, jika setiap hari Anda mencatat dan memeriksa jumlah kalori yang dikonsumsi sehingga mengetahui berapa banyak kalori yang dibutuhkan dan harus dikurangi untuk mencapai berat yang diinginkan.

Setelah menentukan jumlah kalori yang ideal untuk dikonsumsi, maka Anda harus memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Jika pada akhirnya Anda mengonsumsi banyak kalori selama Anda tidak berpuasa, tentu saja diet ini tidak akan berdampak nyata pada berat badan Anda.

2. Tidak Memperhatikan Porsi Makan

Setelah mampu menjaga asupan kalori tetap terkendali dan masih berjuang untuk menurunkan berat badan sesuai yang diinginkan, langkah selanjutnya adalah memeriksa ukuran porsi makan.

Kadang kala, seseorang sering salah menghitung berapa banyak makanan yang sebenarnya dimakan, karena bisa jadi akan lebih banyak kalori yang dimakan. Anda harus ekstra hati-hati dengan makanan kaya kalori seperti keju. Penting bagi Anda untuk menghitung dan memantau kebiasaan makanan Anda dengan sangat cermat.

3. Terlalu Sedikit Makan

Tubuh terbiasa untuk beradaptasi dengan apa pun yang masuk ke dalamnya. Jika berat badan Anda tidak berkurang dalam masa diet ini, maka bisa jadi karena jumlah kalori yang Anda konsumsi tidak mencukupi.

Selain harus menjaga porsi kalori agar tidak berlebih, penting juga memperhatikan agar asupan kalori tetap tercukupi. Tidak perlu mengurangi kalori terlalu drastic, kurangi saja secara perlahan. Anda hanya perlu mengurangi jumlah kalori secukupnya untuk menurunkan berat badan setengah kilo dalam seminggu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buah tips sehat diet
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top