Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Penularan Virus Corona, KLHK Atur Pengelolaan Limbah Infeksius

KLHK melakukan penanganan pengelolaan limbah medis virus Corona (Covid-19) untuk memutus mata rantai penularan.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 22 April 2020  |  14:46 WIB
Ilustrasi suntik kebiri - Biggishben/commonswiki
Ilustrasi suntik kebiri - Biggishben/commonswiki

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengeluarkan surat edaran dalam penanganan limbah infeksius dan sampah rumah tangga pada masa pandemi ini. Seperti apa?

Rosa Vivien Ratnawati, Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK mengatakan bahwa Menteri LHK Siti Nurbaya juga sudah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang Pengelolaan Limbah Infeksius dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) pada 24 Maret 2020.

"Surat ini ditujukan kepada Kepala BNPB, para gubernur dan para bupati atau walikota dengan masa berlaku sampai dengan pencabutan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia," tuturnya dalam Webinar Penanganan Sampah/Limbah Medis Terkait Covid-19 oleh LIPI, Rabu (22/4/2020).

Surat edaran ini mengatur cara pengelolaan sampah agar aman, sebagai berikut:

1. Limbah dari rumah sakit atau fasyankes seperti kemasan limbah infeksius

Dikemas tertutup menggunakan kemasan warna kuning. Penyimpanan maksimal 2 hari pada suhu normal. Pemusnahan di fasilitas insinerator dengan suhu minimal 800 derajat celcius atau di fasilitas autoclave dengan shredder

2. Limbah ODP dari rumah tangga dengan APD seperti masker, sarung tangan dan baju pelindung diri, disinfeksi, gunting, dikemas tertutup dan petugas melakukan pengambilan untuk diangkut ke lokasi pengumpulan.

3. Limbah rumah tangga seperti masker.

Supaya tidak ada yang menggunakan masker guna ulang, maka sebaiknya merobek atau memotong atau menggunting bagi masyarakat yang menggunakan masker sekali pakai untuk menghindari penyalahgunaan. Dikemas dengan rapi lalu dibuang ke tempat sampah

Vivien menambahkan bahwa KLHK juga sudah melakukan penanganan Covid-19 untuk memutus mata rantai penularan, “Kami mengoptimalisasi pengolahan limbah infeksius oleh RS, mengoptimalisasi pengolahan limbah oleh infeksius oleh jasa pengangkut dan pengelola limbah B3.”

Selain itu, KLHK juga melakukan alternatif pengolahan di kiln semen, melakukan penanganan limbah masker dari masyarakat, ODP dan PDP serta melakukan pembangunan insinerator limbah B3 medis oleh KLHK di 32 Provinsi Pengolahan Limbah Infeksius oleh RS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

limbah pengolahan limbah klhk
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top