Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perempuan di Dunia Politik: Puteri Komarudin Sempat Singgah di OJK Sebelum Duduk di Senayan

Aku datang dari background keluarga politik, sering mengikuti kegiatan orang tua di politik. Keputusan politik sangat menentukan hajat hidup banyak orang.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 22 April 2020  |  18:49 WIB
Anggota DPR-RI Komisi XI Fraksi Partai Golkar, Puteri Anetta Komarudin. - IG
Anggota DPR-RI Komisi XI Fraksi Partai Golkar, Puteri Anetta Komarudin. - IG

Bisnis.com, JAKARTA – Bicara mengenai partisipasi perempuan milenial di dunia politik tentunya tak bisa dilepaskan dari sosok Puteri Anetta Komarudin.

Puteri, demikian sapaan akrabnya berhasil duduk di parlemen sebagai Anggota DPR-RI Komisi XI Fraksi Partai Golkar di usianya yang tergolong muda, 26 tahun pada Oktober 2019 lalu. Dia masuk melalui Partai Golkar dari di dapil Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Purwakarta.

Ketertarikan Puteri terjun ke dunia politik di usia muda dipengaruhi oleh keluarganya. Ayahnya, Ade Komarudin adalah seorang politisi senior Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua DPR-RI ke-17 menggantikan Setya Novanto.

“Aku datang dari background keluarga politik, sering mengikuti kegiatan orang tua di politik disitu aku melihat beliau menyentuh hidup banyak orang dengan nada yang positif. Membawa kebaikan bagi banyak orang begitu. Jadi aku terinspirasi untuk mengabdikan diri kepada masyarakat,” tuturnya kepada Bisnis beberapa waktu lalu.

Namun, bukan berarti kesuksesan Puteri melenggang ke Senayan dipengaruhi oleh nama besar ayahnya semata. Sejak duduk di bangku sekolah dia dikenal sebagai siswi berprestasi dan aktif di berbagai organisasi pelajar.

Selain itu, sebelum duduk di parlemen dia juga sempat berkarier di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Junior Bank Supervisor selama tiga tahun berbekal latar belakang pendidikan Ilmu Ekonomi dari Universitas Melbourne, Australia.

“Kerja di lembaga pemerintahan untuk mengetahui bagaimana corak dan warna pemerintahan kita. Selama ini stigmanya kan tidak selalu positif. Begitu aku masuk kesitu ternyata tidak seburuk yang selama ini aku dengar. Dari situ aku belajar bagaimana kompleksnya permasalahan Indonesia,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Puteri memutuskan untuk masuk ke Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan.

Namun, pengalaman yang di dapatkan dari bangku kuliah dan kariernya di OJK tidak membuatnya merasa lebih tahu segalanya dari politisi-politisi senior yang tak punya pengalaman serupa dirinya. Justru, selama menjalankan tugasnya di parlemen Puteri banyak belajar dari mereka.

“Aku bersama teman-teman politisi lain yang tergolong muda ini ya harus pandai-pandai memposisikan diri. Karena kita jelas pengalamannya jauh lah dibandingkan mereka (politisi senior). Jadi kita lebih banyak belajar, mendengar, melihat situasi dan kondisi juga. Sebanyak-banyaknya mengambil ilmu yang baik dari mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Puteri mengungkapkan selama bertugas di Komisi XI DPR-RI yang membidangi keuangan dan perbankan dirinya tak pernah menemukan kendala berarti. Tak ada upaya dari politisi senior untuk mendominasi, dia juga tak merasakan adanya perbendaan pandangan antargenerasi atau generation gap yang mengganggu.

“Semuanya mengayomi kami yang muda-muda, tidak membeda-bedakan bendera dari partai mana. Semuanya jadi satu dan tak pelit membagikan pengalaman dan ilmunya,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK hari kartini Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top