Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Corona Picu KDRT, Begini Cara Atasinya

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bukan hanya kekerasan fisik, tetapi juga verbal.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 22 April 2020  |  13:16 WIB
KDRT - ilustrasi
KDRT - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pembatasan sosial selama masa pandemi virus corona turut memicu konflik di dalam rumah. Hal ini menjadi wajar karena intensitas bertemu menjadi semakin sering dan terbatasnya ruang privasi.  

Dampak virus Corona (Covid-19) membuat perasaan seseorang menjadi tidak enak. Ditambah lagi, mereka harus berhadapan dengan pasangan yang kemungkinan melakukan hal-hal yang tidak disukai.

"Problemnya dari awal 'saya' nggak nyaman," ujar dokter spesialis kesehatan jiwa Dr. Jiemi Ardian, SpKJ saat melakukan siaran langsung di akun Instagram Mommies Daily, Rabu (22/4/2020).

Jika tidak disadari, hal ini akan menjadi konflik dan apabila tidak bisa diatasi, akan berakhir pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). KDRT sendiri bukan hanya kekerasan fisik, tetapi juga verbal.

Lantas apa yang harus dilakukan jika sudah berujung pada KDRT?

Jiemi mengatakan pertama-tama, ketika kondisi sudah mulai tenang, sebagai korban perlu bertanya. Pertama, ketika situasi tenang, ketika SDH mereda sebagai korban tentang apa yang dirasakan pelaku hingga akhirnya melakukan KDRT.

Biasanya, emosi muncul ketika  harga diri telah direndahkan. Tanyakan hal apa yang membuatnya sensitif. "Itu harus dibuka. Tanyakan kalau sensitif bagaimana caranya saya tahu. Apa yang kamu harapkan jika self kamu sedang rendah," tutur Jiemi.

Diskusikan atau negosiasikan hal-hal apa yang perlu dilakukan ketika perasaan pasangan sedang tidak enak. Begitu pula terhadap pelaku.

"Maunya diapain, itu perlu dibicarakan dua pihak. Kalau sudah dilakukan tetap tidak enak, bicarakan lagi," imbuhnya.

Sebaiknya kata Jiemi, para pasangan suami istri menyusun jadwal dalam masa pandemi ini.

"Kita perlu susun jadwal. Butuh personal space. Jadwal bareng, lakukan hobi. Jadwal anak sama kamu, anak sama saya," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kdrt Virus Corona pasangan suami istri
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top