Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gumpalan Darah Misterius Pada Pasien Corona Membuat Para Dokter Khawatir

Banyak dokter telah melaporkan bahwa mereka melihat pasien Covid-19 dengan darah beku, gumpalan seperti gel dalam darah yang dapat menyebabkan masalah serius seperti serangan jantung dan stroke.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 27 April 2020  |  10:33 WIB
Ilustrasi sel darah merah - Istimewa
Ilustrasi sel darah merah - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Ketika para dokter mempelajari lebih lanjut tentang penyakit Covid-19 yang parah pada pasien, mereka menemukan adanya komplikasi misterius dan berpotensi mematikan dari pembekuan darah yang terjadi.

Dilansid Live Sciece, Senin (27/4) banyak dokter telah melaporkan bahwa mereka melihat pasien Covid-19 dengan darah beku, gumpalan seperti gel dalam darah yang dapat menyebabkan masalah serius seperti serangan jantung dan stroke.

“Ada masalah pembekuan yang saya lihat di ICU, semuanya terkait dengan Covid-19, ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Jeffrey Laurence, ahli hematologi di Weill Cornell Medicine, New York.

Beberapa dokter mulai memperhatikan bahwa pasien virus corona baru itu mengalami pembekuan di kaki mereka, bahwa ketika pasien telah menggunakan pengencer darah. Sementara, yang lainnya melaporkan masalah pembekuan atau gumpalan darah kecil di paru-paru.

Para dokter juga melaporkan adanya masalah dengan mesin dialisis untuk pasien Covid-19 karena pembekuan dalam darah pasien telah menyumbat tabung mesin.

Laporan juga mengungkapkan tentang orang-orang yang relatif muda dengan usia 30-40 tahunan, yang mengalami stroke setelah terinfeksi virus corona baru. Diketahui bahwa stroke seringkali disebabkan adanya gumpalan darah yang terlepas dan berpindah ke pembuluh di otak.

Hubungan antara Covid-19 dan gumpalan darah itu telah menyebabkan beberapa rumah sakit menempatkan semua pasien pada pengencer darah dosis rendah untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah.

Kasus pembekuan darah ini memang bukan hal aneh bagi pasien yang berada dalam kondisi kritis di ICU, tetapi tingkat pembekuan yang dikaitkan dengan Covid-19 menjadi hal yang tidak biasa.

Sebuah studi dari Belanda yang diterbitkan dalam jurnal Thrombosis Research menemukan bahwa dari 184 pasien Covid-19 di ICU, lebih dari 30 persennya mengalami beberapa jenis masalah pembekuan darah.

Bhnood Bikdeli, dokter kardiovaskular di Columbia University Irving Medical Center mengatakan angka tersebut sangat mengkhawatirkan. Mengingat Covid-19 merupakan penyakit pernapasan, dokter mayoritas percaya permasalahannya terletak di paru-paru, bukan darah.

Adapun, sejumlah pihak menyebut gumpalan itu mungkin merupakan hasil dari sistem kekebalan yang terlalu aktif, yang mengarah pada ketidakseimbangan dalam faktor pembekuan.

Akan tetapi, dokter juga mencatat bahwa banyak pasien Covid-19 yang memiliki faktor risiko lain untuk masalah darah beku seperti diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Mereka menyebut ada kebutuhan mendesak untuk mempelajari masalah ini dan untuk mengetahu apakah pengencer darah dapat membantu pasien yang mengalami gejala tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

darah Virus Corona Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top