Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pentingnya Menjaga Kebutuhan Protein, Agar Lansia Tetap Kuat Berdiri

Sistem kekebalan tubuh atau imunitas merupakan bagian penting bagi kesehatan seseorang, Hal tersebut menentukan seberapa kuat tubuh terlindungi dari penyakit secara alami, tak terkecuali bagi orang lanjut usia (lansia).
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 30 April 2020  |  21:07 WIB
Asupan protein tak hanya berpengaruh pada imunitas, tetapi juga membantu meningkatkan massa otot yang baik sehingga dapat bantu mencegah hilangnya kekuatan otot. - Istimewa
Asupan protein tak hanya berpengaruh pada imunitas, tetapi juga membantu meningkatkan massa otot yang baik sehingga dapat bantu mencegah hilangnya kekuatan otot. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sistem kekebalan tubuh atau imunitas merupakan bagian penting bagi kesehatan seseorang, Hal tersebut menentukan seberapa kuat tubuh terlindungi dari penyakit secara alami, tak terkecuali bagi orang lanjut usia (lansia).

Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kekuatan imun adalah asupan nutrisi yang cukup, khususnya protein. Asupan protein tak hanya berpengaruh pada imunitas, tetapi juga membantu meningkatkan massa otot yang baik sehingga dapat bantu mencegah hilangnya kekuatan otot.

Sistem imun dibentuk oleh kinerja sel-sel tubuh yang kompleks, jaringan otot, serta organ-organ yang bekerja menjadi satu kesatuan untuk mencegah berbagai penyakit masuk ke dalam tubuh.

Ketika imunitas terganggu, kinerja pertahanan alami tubuh akan kewalahan dan berdampak pada mudahnya seseorang terkena penyakit, bahkan dapat berakhir dengan kematian.

Peran protein dalam hal ini adalah mempertahankan fungsi kekebalan tubuh normal sehingga dapat terlindungi dari berbagai penyakit, khususnya karena kandungan asam amino yang cukup tinggi di dalamnya. Jumlah konsumsi protein yang dibutuhkan oleh lansia 50 persen lebih tinggi dari orang dewasa pada umumnya.

Jacqueline Boff, Ph.D., M.B.A., research scientist, memaparkan, saat seseorang bertambah usia, tubuhnya akan mengalami perlambatan dalam mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Karenanya, penting untuk memastikan bahwa mereka yang sudah memasuki fase lanjut usia mengonsumsi makanan yang mengandung 25-30 gram protein secara reguler.

“Selain itu, menjaga keseimbangan sumber protein juga berdampak besar untuk hidup tetap sehat dan terus aktif,” pungkasnya, Kamis (30/4/2020).

Salah satu cara untuk menyeimbangkan kebutuhan protein adalah dengan mengonsumsi asupan gizi dari sumber yang lengkap untuk meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh (immunomodulator).

Manajemen nutrisi yang tepat tersebut juga dapat memaksimalkan fungsi limfosit manusia atau sel-sel yang berperan melawan zat asing dan mikroorganisme berbahaya yang masuk ke dalam tubuh.

Arnaud Renard selaku President Directors of Abbott Product Indonesia menjelaskan, menilai pentingnya jaminan protein, Abbott fokus terhadap pengembangan formula produk dengan melalui berbagai penelitian terhadap beberapa bahan yang mampu menjaga kesehatan imun dan massa otot..

“Manajemen nutrisi yang baik, khususnya kecukupan protein tak hanya menjaga kekebalan tubuh, tetapi juga meminimalisir hilangnya kekuatan otot khususnya bagi lansia,” sambungnya.

Berkurangnya massa otot juga merupakan risiko dari rendahnya kekebalan tubuh yang dapat dialami siapa pun apabila kekurangan asupan protein.

Konsumsi protein yang cukup turut membangun massa otot yang penting. Khususnya mencegah sarkopenia atau melemahnya kekuatan massa otot sehingga lansia berisiko kehilangan kemampuan untuk berjalan, bahkan berdiri tegak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

protein lansia otot
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top