Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Olahraga Berat Justru Turunkan Imunitas, Sebaiknya Lakukan Aerobik

Olahraga yang berat bagi masyarakat awam bukan atlet, justru memperburuk daya tahan tubuh atau imunitas dan sangat rentan di tengah Pandemi Corona.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  05:50 WIB
Olahraga Berat Justru Turunkan Imunitas, Sebaiknya Lakukan Aerobik
Kelas aerobik - leisurecentre.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Olahraga yang berat bagi masyarakat awam bukan atlet, justru memperburuk daya tahan tubuh atau imunitas dan sangat rentan di tengah Pandemi Corona.

Menjaga kesehatan menjadi sangat penting pada kondisi sulit karena pandemi virus corona ini. Selain mengonsumsi makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat, olahraga tentunya diperlukan untuk meningkatkan imunitas.

Praktisi kesehatan olahraga dari Slim and Health Sports Therapy, dr Michael Triangto SpKO, menerangkan olahraga untuk kesehatan berbentuk olahraga aerobik. Dalam hal ini bukan berarti senam aerobik secara umum melainkan jenis olah raga yang memiliki ciri khas insensitas ringan, gerakan berulang, dan waktu yang panjang.

Misalnya dengan jalan cepat, lari, dan tai chi yang sangat cocok bagi para lansia. Mengingat saat ini sedang diterapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), olahraga tetap bisa dilakukan di rumah misalnya dengan alat bantu sepeda statis dan treadmill.

Jika tidak mempunyai kedua alat tersebut, bisa menggunakan sepeda atau menerapkan cara bicycle crunch yakni dengan membaringkan tubuh kemudian mengangkat paha, dan menekuk sedikit tubuh lalu kaki melakukan gerakan mengayuh.

Michael menerangkan, olahraga yang tepat dilakukan selama 150 menit dalam seminggu. Artinya, olahraga cukup dilakukan 30 menit setiap harinya selama 5 hari.

Olahraga yang baik kata Michael dilakukan dalam intensitas ringan hingga sedang. Olahraga yang berat bagi masyarakat awam bukan atlet, justru memperburuk daya tahan tubuh atau imunitas. Dengan begitu, infeksi virus akan mudah masuk, termasuk virus corona atau Covid-19. "Apalagi jika olahraganya dipaksakan setiap hari," ujarnya kepada Bisnis beberapa waktu lalu.

Untuk mengetahui apakah latihan terlalu berat atau tidak, ada yang disebut sebagai test bicara. Saat melakukan gerakan aerobik, tidak boleh sampai terengah-engah hingga pada kondisi sulit untuk bicara.

Dia menambahkan sebelum berolahraga, wajib melakukan peregangan dan pemanasan terhadap otot-otot yang akan menjadi tumpuan gerakan dalam olahraga. Setelah berolahraga pun, tubuh harus didinginkan, tidak boleh langsung beristirahat seperti duduk, minum, hingga melipat kaki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olahraga Virus Corona aerobik
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top