Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangan Berharap Cinta dari Pria yang Sedang Patah Hati

Tidaklah baik bila mencurahkan upaya terlalu besar untuk menyembuhkan pria yang sedang patah hati, dengan mengabaikan perasaanmu.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 15 Mei 2020  |  15:32 WIB
Jangan Berharap Cinta dari Pria yang Sedang Patah Hati
Hubungan asmara yang sehat akan terjalin dengan adanya usaha dan upaya dari dua insan. - Verywell
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mencintai seseorang bukanlah suatu hal yang salah. Termasuk jika mencintai pria yang hidupnya sedang hancur atau sedang putus cinta.

Tentu, anda pasti akan melakukan apa saja untuk membuatnya bangkit. Namun jangan berharap kepedulian anda itu berbalas dengan cinta yang sama.

Berikut mengapa anda harus berpikir ulang ketika mencintai pria yang sedang dalam kondisi tersebut, dilansir dari Bolde:

1. Hubungan bukan adopsi

Bukan tugas Anda untuk memperbaiki hidup seorang pria dan menyembuhkan trauma mereka, anda tidak perlu memikul beban emosional mereka. Anda seharusnya menjadi pacarnya, bukan orang tuanya, konselor, ataupun terapis. Anda tidak dapat membangun hubungan yang sehat ketika Anda terlalu sibuk menyembuhkan pasangan Anda dari kondisi tersebut.

2. Tak perlu selamatkan pria yang tidak ingin diselamatkan

Tidak peduli seberapa keras Anda mencoba, tetapi jika pria tersebut tak ingin berubah dan bangkit, usaha anda akan sia-sia. Pertama-tama mereka harus memutuskan untuk berubah dan bekerja ke arah yang lebih baik. Jika dia telah menutup hatinya untuk mencintai, Anda tidak bisa memaksanya terbuka.

Jika dia tidak tahu bagaimana menjadi bahagia sendiri, dengan atau tanpa Anda, Anda tidak bisa membuat kebahagiaan atas namanya. Lebih Anda menghemat energi Anda dan simpan untuk seseorang yang lebih pantas.

3. Menyembuhkan lukanya tak menjamin dia akan tetap bersama Anda

Cinta, dorongan, dan kesabaran Anda membantu dia mengatasi masalah yang menghambatnya. Namun mungkin sikapnya akan berbalik dan mencampakkanmu untuk orang lain. Memperbaiki dia tidak akan menjamin cinta abadi, jadi mengapa repot-repot?

4. Tak perlu salahkan diri sendiri jika gagal menyembuhkannya

Mungkin Anda akan kecewa jikalau usaha untuk mengubah mereka ke arah yang lebih baik itu gagal. Normal saja Anda marah kepadanya dan juga kepada diri Anda sendiri. Tetapi Anda perlu memahami bahwa rasa sakit mereka tidak ada hubungannya dengan Anda.

5. Hubungan yang sehat tercipta jika dibangun bersama

Sering kali, ketika seorang pria yang sedang patah hati hanya berusaha mengisi ruang kosong. Dia membutuhkan Anda untuk mengalihkan perhatian dari masalah-masalahnya. Jika Anda tidak hati-hati, dia bisa menyeret Anda untuk juga merasakan patah hati.

6. Butuh kerja keras untuk membuatnya bangkit dari keterpurukan

Namun memang tak semua pria bersifat serupa. Ada kalanya mereka memang ingin berusaha bangkit dari keterpurukan bersama Anda. Jika dia mau bekerja untuk dirinya sendiri, bersabarlah dengannya.

Berhati-hatilah, bersikap lembut, dan mendukungnya. Ingat setiap orang memiliki masalah, beberapa bahkan memiliki masalah yang lebih buruk daripada yang lain. Keterpurukan bisa dilawan dengan kemauan dari dalam diri, so pria patah hati juga harus mau berusaha bangkit

7. Bukan egois, prioritaskan perasaan Anda

Jika seseorang tidak dapat memberi apa yang pantas dan Anda butuhkan, tidak apa-apa untuk menjauh darinya. Alih-alih mencurahkan waktu dan upaya untuk menyembuhkan pria yang tidak akan menghargainya, prioritaskan perasaan Anda sendiri. Anda lebih pantas bersama pria yang benar-benar ingin menjalin hubungan bersama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pria tips cinta patah hati
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top