Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Vaksin Virus Corona, Moderna Masuk Uji Coba Tahap 2

Saat uji coba tahap pertama, calon vaksin virus corona (Covid019) Moderna telah menghasilkan antibodi dan kini sedang mengukur tingkat efektivitasnya.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 04 Juni 2020  |  06:40 WIB
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA - Moderna telah memulai uji coba tahap 2 untuk kandidat vaksin virus corona (Covid-19)pada minggu lalu.

Pada uji coba kedua ini, Moderna bermaksud untuk mendaftarkan total 600 peserta dalam penelitian ini, naik dari 45 peserta dalam penelitian fase 1. Namun, uji coba akan dilakukan dengan lebih cepat, sebab Moderna akan memulai uji coba fase 3 pada Juli.

Seperti dilansir dari Forbes, Kamis (4/6/2020), uji coba fase 2 dapat dipandang lebih penting dibandingkan fase lain karena beberapa alasan.

Sementara uji coba fase 1 digunakan untuk memastikan keamanan vaksin atau pengobatan pada manusia, uji coba fase 2 mengukur efektivitas dan juga memberikan lebih banyak data tentang seberapa aman vaksin itu. Selain itu, perkembangan dari fase 2 ke fase 3 mungkin lebih sulit untuk perusahaan farmasi.

Berdasarkan data historis, probabilitas keberhasilan suatu obat yang berpindah dari fase 1 uji klinis ke fase 2 adalah sekitar 63 persen, sementara metrik turun tajam pada 31 persen untuk fase 2 ke fase 3. Untuk fase 3 ke aplikasi obat baru - tahap sebelum persetujuan - POS berdiri di 58 persen.

Dalam pemberitaan sebelumnya, uji coba vaksin virus corona Moderna atau mRNA-1273 telah menghasilkan antibodi pada tahap pertama. Tal Zaks, kepala petugas medis Moderna, mengatakan kepada The Financial Times bahwa delapan sukarelawan yang ikut dalam uji coba ini mampu memproduksi antibodi pelindung setara dengan pasien yang pulih dari infeksi virus corona.

"Data ini memperkuat keyakinan kami bahwa mRNA-1273 memiliki potensi untuk mencegah penyakit Covid-19," katanya dilansir dari The Indian Express, Rabu (20/5/2020).

Adapun uji coba yang dilakukan perusahaan farmasi Moderna ini dilakukan kepada 45 sukarelawan dewasa berusia 18 hingga 55 tahun selama sekitar 6 minggu. Mereka mendapat dua dosis vaksin dengan kadar berbeda, rendah dan tinggi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top