Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

6 New Normal di Pesta Pernikahan Usai Pandemi Covid-19

Kebijakan jaga jarak dan di rumah saja menbuat banyak pasangan pada akhirnya memutuskan menunda atau membatalkan rencana pernikahannya.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  15:24 WIB
Ilustrari pernikahan - Istimewa
Ilustrari pernikahan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Pandemi virus corona telah menghantam industri pernikahan dengan keras.

Kebijakan jaga jarak dan di rumah saja menbuat banyak pasangan pada akhirnya memutuskan menunda atau membatalkan rencana pernikahannya.

Tidak jelas kapan virus corona akan berakhir. Tetapi orang-orang masih menikah, meskipun kejadiannya mungkin terlihat berbeda. Dikutip dari Insider, Selasa (9/6/2020), perencana pernikahan dan pakar penyakit menular berbagi tentang bagaimana pernikahan akan berubah setelah pandemi dan sisi perayaan apa yang hilang untuk selamanya.

1. Jumlah undangan ratusan

Perencana pernikahan dan acara Laura Gardner, pendiri Love, Laura, sudah memperhatikan tren pernikahan yang lebih kecil dan lebih personal sebelum pandemi.

"Dengan virus corona, akan tetap menjadi tren pernikahan yang lebih kecil, lebih intim yang berpusat di sekitar pasangan dan orang-orang terdekat mereka,” katanya

Dr. Sandra Kesh, seorang spesialis penyakit menular dan wakil direktur medis di Westmed, berpikir menghilangkan pernikahan yang mengundang banyak orang adalah yang terbaik dari sudut pandang kesehatan masyarakat.

"Sangat sulit untuk mengatur segala macam kontrol atas infeksi dan penyebaran infeksi ketika Anda mencoba untuk mengemas volume orang ke ruang terbatas," katanya.

2. Lantai dansa 

Menari di tengah kerumunan orang asing di pernikahan mungkin masih bisa dilakukan pasca virus corona, tetapi tidak akan sebebas itu.

Orang-orang harus menyadari bahwa ketika Anda berdansa dengan seseorang yang mungkin terpapar virus, risiko penularan akan naik signifikan.

3. Bar dalam pesta pernikahan 

Minuman pernikahan dapat bergeser dari bartender yang melayani dari botol besar ke gelas yang disiapkan sendiri untuk diambil orang.

4. Prasmanan kemungkinan menghilang

Meskipun tidak ada bukti bahwa virus corona disebarkan melalui makanan, prasmanan membuat jarak sosial menjadi sulit.

5. Makanan higienis.

Makanan yang disediakan untuk tamu dan keluarga akan lebih higienis dan bahkan mungkin akan ada sajian makanan sehat sebagai pilihan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pernikahan pesta
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top