Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengapa Sangat Sulit untuk Mengingat Nama Orang

ilmuwan psikologi Universitas Florida Lise Abrams dan Danielle K. Davis dalam Current Direction in Psychological Science mengungkapkan terdapat fakta bahwa ada beberapa nama yang begitu sulit untuk diingat dapat mengajari kita banyak hal tentang cara kerja ingatan manusia.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 20 Juni 2020  |  14:46 WIB
Kesulitan mengingat nama
Kesulitan mengingat nama

Bisnis.com, JAKARTA – Beberapa orang kesulitan untuk mengingat nama seseorang, entah di sebuah pesta atau konferensi, apakah itu hal lumrah?

Dikutip melalui, Psychologytoday, artikel tersebut menuliskan bahwa  hal itu adalah kondisi yang wajar. Aktris Joan Crawford pun sempat memberi tahu penulis biografinya, Charlotte Chandler  bahwa mengingat nama seseorang, sebenarnya adalah keterampilan unik yang sulit untuk dikuasai.

"Penting untuk mengingat orang. Saya bangga melakukan itu. Saya ingat ratusan nama, mungkin lebih, bukan karena itu datang secara alami kepada saya, justru sebaliknya. Saya pikir saya secara alami tidak pandai mengingat nama,” ungkapnya seperti yang dikutip Bisnis, Sabtu, (20/6)

Selain itu, ilmuwan psikologi Universitas Florida Lise Abrams dan Danielle K. Davis dalam Current Direction in Psychological Science mengungkapkan terdapat fakta bahwa ada beberapa nama yang begitu sulit untuk diingat dapat mengajari kita banyak hal tentang cara kerja ingatan manusia.

"Kemampuan untuk mempelajari dan mengingat nama yang tepat, terutama nama orang, terkenal lebih sulit dibandingkan dengan jenis kata lain," tulis mereka.

Tidak seperti jenis kata lain, nama adalah label yang tidak berarti yang biasanya tidak mengungkapkan informasi yang mengatakan tentang orang yang mereka referensikan.

“Misalnya, nama Charlie Brown berisi descriptor, brown, yang tidak informatif tentang seperti apa sebenarnya karakter itu. Penelitian juga menunjukkan bahwa lebih sulit untuk mengakses nama seseorang daripada fakta biografis tentang orang itu,” jelasnya.

“Jadi, jika Anda bertemu seseorang bernama Tn. Baker, lebih mudah untuk mengingat bahwa ia bekerja di toko roti daripada mengingat namanya,” tambahnya.

Ada beberapa faktor yang menentukan kata-kata mana yang datang kepada kita dengan mudah, dan yang mana yang meninggalkan kita dalam keadaan sulit. Dalam beberapa kasus, komponen suara yang unik dari nama membuat mereka lebih sulit untuk diingat.

Selain berbagi bunyi kata yang mirip, nama yang tepat juga merujuk pada orang yang mungkin juga berbagi fitur, karakteristik, atau atribut yang serupa - lebih jauh lagi mengacaukan kemampuan kita untuk mencocokkan nama yang tepat dengan orang yang tepat.

Sementara itu, mengutip lewat Time, seorang pakar bernama Charan Ranganath, direktur program Memory and Plasticity di University of California, menjabarkan alasan seseorang sulit mengingat nama seseorang.

Pertama, Anda tak tertarik dengan Nama Tersebut

Anda bisa lupa nama orang meski baru berkenalan kalau pribadi Anda yang memang pada dasarnya cuek atau memang orang tersebut tak meninggalkan kesan pertama yang menarik minat dan perhatian Anda. Efeknya Anda jadi tak menganggap hal ini penting untuk diingat.

Kedua, Nama tersebut terlalu umum

Nama yang sulit diucapkan memang susah untuk diingat persisnya, tapi orang-orang akan langsung mengenali karena keunikannya. Berbeda jika seseorang punya nama yang terlalu umum.

Menurut pakar tersebut, ini terjadi karena pikiran kita tak menganggap nama itu menarik, atau kita punya beberapa kenalan lain yang punya nama sama. Menganggap namanya mudah diingat, Anda malah lebih mudah melupakannya karena sebenarnya otak bekerja lebih keras untuk mengingatnya.

Ketiga, Manusia Tidak Hanya Mengingat Nama

Ketika kita berusaha mengingat nama seseorang, sebenarnya otak juga berusaha merekam wajah orang tersebut. Jadi, meski misalnya Anda berhasil mengingat nama seseorang, yang disebut Charan sebagai proses encoding, bisa saja Anda lupa karena ada 'kompetisi' untuk mencocokkan nama dengan wajah-wajah lain dalam ingatan Anda.

“Seringkali orang-orang merasa terlalu percaya diri, dan meremehkan betapa kerasnya kita perlu berusaha mengingat nama orang lain di waktu-waktu mendatang," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otak psikologi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top