Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bioskop Dibuka 29 Juli, Aturan Saat Menonton Belum Ditentukan

Aturan bagi penonton bioskop selama pertunjukan film berlangsung masih belum ditentukan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  14:21 WIB
Boneka Minion dipasang di kursi bioskop untuk menjaga jarak sosial antara penonton di sebuah bioskop MK2 di Paris ketika bioskop membuka kembali pintu bagi publik, 22 Juni 2020. - ANTARA/REUTERS=Benoit Tessier
Boneka Minion dipasang di kursi bioskop untuk menjaga jarak sosial antara penonton di sebuah bioskop MK2 di Paris ketika bioskop membuka kembali pintu bagi publik, 22 Juni 2020. - ANTARA/REUTERS=Benoit Tessier

Bisnis.com, JAKARTA - Mulai 29 Juli 2020 jaringan bioskop di seluruh Indonesia rencananya akan kembali beroperasi. Namun, sejauh ini aturan saat berada di dalam bioskop masih belum ditentukan.

Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan protokol kesehatan di bioskop akan sama dengan standar keamanan dan keselamatan di tempat umum.

Penggunaan masker, jarak antrean 1 meter hingga adanya tempat mencuci tangan, dan penyediaan hand sanitizer serta pengecekan suhu tubuh akan diberlakukan.

Hanya saja untuk aturan di dalam ruang pertunjukan baru akan didiskusikan bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Gubernur DKI Jakarta.

"Di dalam itu, gimana pemerintah pengarahannya seperti apa, protokolnya seperti apa, apakah satu kursi isi, satu kursi kosong. Kedua, kalau ada suami istri apakah harus begitu juga, itu kan problem-problemnya yang mau kita diskusikan, mungkin kita ambil jalan tengah, mungkin yang khusus keluarga atau suami istri, ini semua tergantung pemerintah, kita ngikutin," ujar Djonny saat dihubungi Antara, Rabu (8/7/2020).

"Tapi nanti kita diskusi tanggal 10 besok di Plaza Senayan, di lounge-nya itu. Kita mau dengar dari Dikbud, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan dari Gubernur, kita dengarkan dulu nanti ditentukan," lanjut Djonny.

Djonny mengatakan penetapan aturan di dalam ruang pertunjukan tidak bisa diputuskan sendiri oleh pihak GPBSI. Ia juga tidak ingin salah langkah dan malah membuat bioskop tidak jadi dibuka.

"Kita belum tentukan karena kita enggak bisa nentuin sendiri karena nanti salah lagi. Kita harus jelaskan situasinya, kalau terlampau jarang banget, kita juga enggak berani buka bioskop, nanti rugi. Hal-hal begini yang harus didiskusikan. Enggak usah rugilah, umpama bisa balik modal saja lumayan untuk nutup. Ini yang akan kita diskusikan hari Jumat habis salat Jumat," jelas Djonny.

Seluruh jaringan bioskop yang ada di Indonesia yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum dan New Star Cineplex telah dipersilakan untuk beroperasi kembali.

Meski demikian, seluruh pengusaha bioskop membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu untuk mempersiapkan implementasi protokol kesehatan. Akhirnya, disepakati bahwa bioskop buka kembali pada 29 Juli 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bioskop covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top