Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Melihat Ketelatenan Harry Su Merawat Anjing Juara dari Spanyol

Harry Su sudah akrab dengan anjing. Dia juga pernah memelihara dan mencoba pembiakan anjing ras berukuran besar seperti Golden Retriever, Labrador Retriever, hingga Poodle yang ukurannya kecil seperti Bichon Frisé.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  18:32 WIB
Managing Director and Head of Equity Capital Market PT Samuel International Harry Su berfoto bersama anjing peliharaannya. - istimewaa
Managing Director and Head of Equity Capital Market PT Samuel International Harry Su berfoto bersama anjing peliharaannya. - istimewaa

Bisnis.com, JAKARTA - Mencari hewan peliharaan berupa anjing dari ras tertentu di luar negeri untuk kemudian dibawa pulang ke Indonesia ternyata bukan perkara mudah. Selain kocek tebal, kemampuan untuk meyakinkan pembiak agar bersedia melepas anjing kesayangannya terbang jauh ke Tanah Air juga diperlukan.

Demikian disampaikan oleh Harry Su yang dikenal sebagai pembiak anjing Bichon Frisé di Indonesia. Bichon Frisé merupakan Bichon Frisé adalah ras anjing kecil berambut putih halus yang berasal dari Pulau Malta, Spanyol.

Pria yang juga dikenal sebagai Managing Director and Head of Equity Capital Market PT Samuel International itu mulai membiakkan Bichon Frisé sekitar enam tahun lalu. Kala itu, belum ada satupun orang Indonesia yang membiakkan atau memelihara anjing jenis tersebut.

Harry sendiri sudah akrab dengan binatang berkaki empat itu sejak lama. Tercatat dia pernah memelihara dan mencoba pembiakan anjing ras berukuran besar seperti Golden Retriever, Labrador Retriever, hingga Poodle yang ukurannya kecil seperti Bichon Frisé.

“Awalnya tentu riset dulu, kemudian baru saya berangkat ke Eropa menjemput anjing itu dari breeder (pembiak) disana. Nah, tapi breeder itu sering juga tidak yakin anjing itu bisa hidup dengan baik di Indonesia. Mereka tidak yakin karena masyarakat Indonesia mayoritas muslim, masih ada sebagian [masyarakat] yang mengonsumsi daging anjing, belum kabar kurang baik lainnya,” tuturnya kepada Bisnis belum lama ini.

Selain proses pindah tangan yang tak jauh berbeda dengan proses adopsi anak, Harry menyebut kendala yang harus dihadapi adalah keengganan pembiak memberikan anjing yang berkualitas dan punya potensi untuk memenangkan kontes di kancah internasional. Dia mengaku baru bisa mendapatkan Jazz, anakan Bichon Frisé terbaik miliknya setelah tiga tahun berkutat kesana kemari.

Jazz sendiri berhasil menyabet sejumlah penghargaan dari dalam maupun luar negeri. Mulai dari anjing nomor satu se-Indonesia berdasarkan penilaian dari Indonesia Kennel Klub (IKK) pada 2018 dan 2019 hingga sederet penghargaan internasional dari berbagai kontes yang diikutinya.

“Tiga tahun setelah main Bichon Frisé baru saya dapat Jazz. Breeder-nya pun datang ke rumah saya dulu lihat apakah saya layak memeliharanya. Baru enam bulan kemudian Jazz berhasil saya dapatkan,” ungkapnya.

anjing harry su

Kesuksesan tersebut yang pada akhirnya membuat Harry menyandang gelar sebagai salah satu pembiak Bichon Frisé terbaik di dunia. Dalam perkembangannya, Jazz dikawinkan dengan Bichon Frisé lain miliknya untuk mendapatkan anakan dengan kualitas tinggi atau berstandar kontes.

Anakan tersebut akhirnya diperjualbelikan melalui rumah pembiakan anjing Golden Sun Kennel. Demikian halnya dengan anakan dari Bichon Frisé yang lebih dahulu didatangkan dari Jazz. Sudah barang tentu semuanya mengantongi sertifikat ras murni atau stamboom.

“Saat ini ada 30-an anjing di rumah saya. Awalnya ada 50-an tapi belum lama ada 20-an yang sudah diadopsi. Untuk yang show quality harganya mulai dari US$5.000 dan diekspor. Untuk yang dipelihara di dalam negeri mulai dari Rp40 jutaan, tapi khusus untuk anak Jazz Rp50jutaan ya. Itu jantan, kalau betina lebih [mahal],” ujar Harry.

Harga yang dipatok belum termasuk ongkos kirim dan karantina apabila negara tujuan mensyaratkan hal tersebut. Namun biasanya, mereka yang ingin mengadopsi datang ke rumah Harry dan membawa anjingnya bersama di dalam kabin pesawat, alih-alih dikirim menggunakan layanan pengiriman.

Lantas, bagaimana dengan perawatan sehari-hari untuk Bichon Frisé? Harry menyebut pada dasarnya merawat Bichon Frisé tak jauh berbeda dengan merawat anjing ras lainnya, terutama yang memiliki rambut tebal.

Bichon Frisé harus rutin dimandikan sekali dalam seminggu. Untuk makanan cukup diberikan makanan anjing kering dan sesekali daging yang sudah diolah. Tak lupa pemberian berbagai jenis vaksin sesuai dengan ketentuan dari dokter hewan.

Namun sayangnya, dia tak memberikan informasi secara rinci berapa nominal yang harus dikeluarkan untuk merawat puluhan Bichon Frisé di rumahnya.  

“Pada dasarnya sama, tetapi yang perlu diperhatikan ini ya suhu tempat tinggalnya. Usahakan memiliki AC di rumah karena di sini tropis dan lembab. Terkadang agar tidak lembab saya juga menggunakan AC dan kipas angin bersamaan,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hobi anjing hewan peliharaan
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top