Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Taylor Swift Rilis Album Folklore

Untuk menghibur hati penggemarnya, Talor Swift merilis album baru berjudul Folklore. Album ini dibikin saat pandemi virus corona (Covid-19).
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  14:31 WIB
Taylor Swift - Reuters
Taylor Swift - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Tidak, Taylor Swift tidak menghabiskan karantina untuk mengasuh starter sourdough-nya atau sweater tua yang sekarat. Dia juga tidak menggunakan periode tersebut untuk merekam ulang katalognya seperti yang dijanjikan tahun lalu setelah perselisihan label.

Sebaliknya, Taylor Swift diam-diam menghabiskan isolasi diri di tempat kerja di album baru, Folklore, dirilis pada tengah malam pada 24 Juli.

Seolah-olah Taylor Swift merilis album kejutan tidak cukup, penyanyi itu juga memberi penggemar ekstra pada hari Jumat (24 Juli) dengan video musik "Cardigan." Menurut bintang itu, klip mempesona ditulis dan disutradarai oleh Swift sendiri, dan dibuat dengan bantuan sinematografer Rodrigo Prieto, produser Jil Hardin dan produser eksekutif Rebecca Skinner, AD Joe Osbourne, editor Chancler Haynes, desainer efek khusus David Lebensfeld dan Grant Miller dan atasan Ethan Tobman.

 "Seluruh pemotretan diawasi oleh seorang inspektur medis, semua orang mengenakan masker, menjauh satu sama lain, dan saya bahkan membuat rambut, rias wajah, dan gaya saya sendiri," tulis Swift saat mengumumkan klip itu pada hari sebelumnya, dikutip dari billboard.com, Jumat (24/7/2020).

"Cardigan" ditampilkan di album baru Swift, Folklore.  Swift tidak pernah menghilang lebih dari beberapa tahun tanpa merilis album baru, tetapi kesenjangan 11 bulan singkat antara Lover dan Folklore - tanpa tur tidak pernah terjadi sebelumnya dalam karirnya.

Dalam sebuah pernyataan, Swift menjelaskan, "Sebagian besar hal yang saya rencanakan pada musim panas ini tidak akhirnya terjadi." Awal tahun ini, Swift mengumumkan bahwa dia akan menjadwal ulang pertunjukan Lover Fest di Foxborough, Mass., Dan Inglewood, California, karena pandemi global.

Dia juga dijadwalkan untuk menjadi Head Festival Glastonbury 2020 untuk perayaan 50 tahun sebelum festival itu dibatalkan pada pertengahan Maret. "Sebelum tahun ini, saya mungkin akan memikirkan kapan akan merilis musik ini pada waktu yang 'sempurna'," tulis Swift dalam pesannya yang mengumumkan album.

"Namun, saat ini tidak ada yang bisa menjamin hidup. Perasaanku mengatakan padaku bahwa jika kamu membuat sesuatu yang kamu cintai, kamu harus memasukkannya ke dunia."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Taylor Swift album lagu
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top