Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hambatan Terbesar Indonesia Atasi Pandemi Covid-19 Menurut Epidemiolog

Hingga saat ini belum ada solusi yg jelas bahwa kita mampu atasi pandemi
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  06:42 WIB
Virus Corona penyebab sindrom pernapasan MERS - bbc.co.uk
Virus Corona penyebab sindrom pernapasan MERS - bbc.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Epidemiolog UI Pandu Riono menyatakan salah satu hambatan terbesar untuk atasi wabah covid-19 di indonesia, yaitu illiterasi dalam memahami data wabah, analisis sesuai dinamika wabah.

"Tak mau belajar cepat dari kesalahan, berkejaran dengan kecepatan penularan. Peluang berhasil kian menyempit, momen nya sudah menghilang," ujarnya dikutip dari akun twitternya.

Menurutnya, kekurang-fahaman pada kompleksitas pandemi Covid-19 & dampak nya pada kehidupan bangsa Indonesia sangat besar. Bila tak berhasil atasi pandemi dapat terjebak dalam situasi ekonomi yang sulit dipulihkan.

"Hingga saat ini belum ada solusi yg jelas bahwa kita mampu atasi pandemi," tambahnya.

Misalnya saja, katanya, prioritas Indonesia Sehat, masih terjebak dalam pola berpikir lama, tidak ada lompatan ide inovasi untuk mereset tatanan kesehatan publik di indonesia. 

Hingga 10 Agustus 2020 kemarin, Satuan Tugas Penanganan Covid-19, mencatat penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.687 orang, sehingga total menjadi 127.083 kasus.

Sedangkan kasus sembuh tercatat sebanyak 1.284 sehingga total menjadi 82.236 orang, dan kasus meninggal 42 orang sehingga total menjadi 5.765 orang.

Adapun, jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 15.836, jumlah suspek 84.139 orang, dan 480 kabupaten/kota di 34 Provinsi Indonesia terdampak Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top