Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Alasan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fase 3 Bio Farma Digelar di Indonesia

Bambang Heriyanto menjelaskan bahwa ada alasan tersendiri untuk melakukan uji klinis di Indonesia
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  16:12 WIB
Ilustrasi dokter akan menyuntikkan vaksin - istimewa
Ilustrasi dokter akan menyuntikkan vaksin - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Corporate Secretary PT Biofarma, Bambang Heriyanto menjelaskan bahwa ada alasan tersendiri untuk melakukan uji klinis di Indonesia, yakni untuk mempercepat hasil dari vaksin yang sedang dikembangkan, tentunya diawasi oleh badan yang berkepentingan.

“Kenapa di Indonesia? Fase 1 dan fase 2 sudah dilakukan di China, nah pada saat fase 3 pandemi di china sudah menurun, jadi dilakukan di beberapa negara yang tingkatnya penyebarannya masih tinggi. Disini kita bisa melihat eksposur terhadap lingkungan dengan vaksin yang kita uji cobakan, jadi itu alasannya. Melakukan uji klinis di luar negeri juga sudah biasa dengan pertimbangan-pertimbangan ilmiah,” tuturnya dikutip dalam siaran langsung Instagram Biofarma.

Bambang menilai apabila pihaknya melakukan uji di Indonesia pertimbangannya justru akan terlihat keefektifan vaksin ini, para ahli juga bisa melihat langsung daripada vaksin sudah jadi lalu impor justru tidak tahu bagaimana hasilnya. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) juga turut mengawasi uji coba yang dilakukan.

“Persyaratan uji klinis merupakan sebuah keharusan untuk semua obat baru, Biofarma sudah sering melakukan uji klinis di indonesia, subjeknya sama dulu kok nggak ribut ya? Kalau ada produk baru dilakukan semua fase itu. Di luar negeri juga pernah kita lakukan di Belgia dan Panama untuk obat. Uji klinis itu disetujui WHO untuk dilakukan uji klinis di beberapa negara,” katanya.

Sebagai informasi, Biofarma melakukan beberapa inisiatif strategi dengan jangka pendek dan jangka panjang. Rencana jangka pendeknya,pihaknya harus segera mendapatkan akses vaksin secepat-cepatnya jadi bekerjasama dengan pihak internasional yang penelitiannya hampir selesai salah satunya Sinovac.

Sementara, rencana jangka panjangnya adalah Biofarma bekerjasama dengan lembaga-lembaga riset nasional untuk menyiapkan vaksin merah putih yang sejak maret sudah berjalan dalam bentuk konsorsium riset vaksin covid.

“Targetnya vaksin merah putih harus dapatkan dulu prototipe di awal 2021, dan vaksin sinovac sudah masuk fase 3 diharapkan 2021 sudah mendapatkan hasil uji klinis.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top