Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Obat Virus Corona Baru Indonesia Telah Melewati Uji Fase Ketiga

Obat virus corona (Covid-19) temuan TNI, BIN, BPOM, dan Unair telah diuji untuk pasien yang tidak menggunakan ventilator.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Agustus 2020  |  00:33 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa. - Youtube
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa. - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Tim gabungan di Indonesia telah menyelesaikan uji klinis fase 3 obat virus corona dan telah diuji kepada orang yang terinfeksi Covid-19.

Tim gabungan tersebut terdiri dari TNI AD, BIN, Universitas Airlangga, dan BPOM. Obat virus corona hasil kolaborasi telah melalui pengujian terhadap pasien virus corona (Covid-19).

Kepala Staf TNI AD Jenderal Andika Perkasa menuturkan bahwa pengujian obat Covid-19 ini sebatas untuk pasien yang dirawat tanpa alat bantu ventilator. Dia mengungkapkan pasien yang telah  menggunakan ventilator tidak bisa menggunakan obat virus corona.

"Jadi memang ada keterbatasan. Untuk pasien yang sudah on ventilator memang tidak bisa," katanya dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Andika menuturkan dalam pengembangannya, obat ini telah digunakan untuk mengobati ratusan siswa Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD positif Covid-19 yang memenuhi inklusi. Ia bersyukur kini seluruh siswa Secapa telah dinyatakan sembuh. "Tadi pagi nol. Habis semua dan tidak ada lagi yang positif," tuturnya.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Unair, Purwati, mengatakan pengujian obat hanya kepada pasien non-ventilator karena untuk memenuhi sejumlah protokol penelitian. Namun, kata dia, obat ini nanti bisa saja diberikan kepada pasien yang sudah terpasang ventilator. "Untuk uji klinisnya kemarin seperti itu tapi untuk nanti aplikasinya juga mungkin bisa diberikan," ucap dia.

Purwati menuturkan obat kombinasi ini aman untuk dikonsumsi. Hasil penelitian menunjukkan efek samping dari obat ini lebih kecil ketimbang obat tunggal. "Yang kami khawatirkan efek samping ke liver dan jantung tapi setelah kami ikuti rekam jantung, pemeriksaan uji liver dalam tujuh hari maka terjadi perbaikan daripada fungsi liver," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni obat bin Virus Corona covid-19

Sumber : Tempo.co

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top