Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Cara Tetap Termotivasi di Tempat Kerja

Tapi tidak untuk yang lain. Banyak orang tidak tahan diremehkan ketika sudah menghabiskan waktu berjam-jam kerja keras.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 07 September 2020  |  15:58 WIB
Ilustrasi - Progressivesucces
Ilustrasi - Progressivesucces

Bisnis.com, JAKARTA - Beberapa orang secara intrinsik memiliki motivasi dan sedikit kesulitan untuk maju dengan pekerjaan yang sulit — terlepas dari apakah mereka mendapat pengakuan atau tidak.

Tapi tidak untuk yang lain. Banyak orang tidak tahan diremehkan ketika sudah menghabiskan waktu berjam-jam kerja keras.

Merasa kurang dihargai di tempat kerja? Jika Anda ingin membalikkannya dan mendapatkan lebih banyak pujian dan pengakuan yang pantas Anda terima, satu hal yang tidak dapat Anda lakukan adalah membiarkan kinerja Anda terpengaruh.

Mungkin Anda perlu mendapatkan validasi atau dorongan secara teratur untuk terus maju. Jika demikian, akan sulit untuk tetap termotivasi di tempat kerja saat Anda merasa kurang dihargai.

Menurut Gallup Poll of terhadap pekerja di Amerika Serikat pada 2019, 65% orang melaporkan merasa kurang dihargai di tempat kerja. Dan perasaan itu mengarah pada negativitas, semangat kerja yang rendah, dan produktivitas yang menurun, seperti dikutip melalui The Balance Small Business, Senin (7/9).

Jadi, jika Anda merasa kurang dihargai, setidaknya Anda tidak sendiri. Namun dengan itu, berikut adalah beberapa hal praktis yang dapat Anda lakukan untuk menghindari berkubang dalam keputusasaan dan tetap termotivasi.

1. Fokus pada Keberhasilan Kecil.

Kita semua pernah mengalami hari-hari di mana sepertinya tidak ada yang berjalan sesuai keinginan kita. Printer macet tepat sebelum rapat besar. Seorang klien tidak akan menelepon Anda kembali. Anda menumpahkan kopi di baju putih Anda. Atau atasan Anda mengapreasiasi orang lain atas sesuatu yang sebenarnya Anda kerjakan.

Daripada memikirkan hal tersebut, Anda dapat fokus pada keberhasilan kecil yang diraih dengan demikan Anda memaksa otak untuk berhenti secara otomatis berfokus pada rangsangan negatif. Ini melawan bias negatif dan membantu Anda lebih sadar akan hal-hal positif yang sedang terjadi.

2. Memotivasi Diri Dengan Target Capaian

Hal yang menakjubkan tentang menjadi manusia adalah Anda memiliki kapasitas untuk menetapkan tujuan Anda sendiri dan menemukan kegembiraan dalam mencapainya. Nyatanya, Anda bisa menumbuhkan kemampuan untuk menghargai diri sendiri.

Karena Anda tidak mendapatkan banyak umpan balik positif dari atasan Anda, Anda mungkin harus menetapkan capaian kerja Anda sendiri dan memonitor kemajuan Anda.

Saat Anda melakukan ini, Anda dapat menciptakan motivasi internal. Meskipun ini tidak dapat sepenuhnya menggantikan dorongan positif dari atasan, ini berfungsi sebagai hiburan kecil untuk membuat Anda terus maju selama masa-masa sulit.

3. Olahraga Sebelum Bekerja

Terkadang sumber motivasi terbaik datang dari luar kantor. Secara khusus, ada banyak hal yang bisa diperoleh dari berolahraga di pagi hari sebelum berangkat kerja. Melakukan beberapa aktivitas fisik akan membantu Anda merasa lebih baik tentang siapa Anda, yang memperkuat kekuatan mental.

4. Kenali Signifikansi Pekerjaan Anda

Banyak orang merasa kurang dihargai dan kurang motivasi karena gagal melihat pentingnya pekerjaan atau peran mereka. Meskipun pada akhirnya terserah atasan Anda untuk menyampaikan signifikansi ini, Anda mungkin harus melakukan refleksi sendiri jika Anda tidak mendapatkan dukungan apa pun di bidang ini.

Pada awalnya, Anda mungkin berpikir tugas tertentu tidak berguna, tetapi coba gali lebih dalam. Sebagai contoh Anda tidak hanya sekadar menghubungi konsumen untuk menjual produk. Anda melakukan panggilan penjualan untuk menjual produk yang akan memberikan nilai bagi bisnis orang lain. Jika mereka membeli produknya, itu akan membantu mengembangkan bisnis dan menghidupi keluarga pekerja di perusahaan. Ini juga akan menambah laba perusahaan Anda, yang akan mengarah pada pertumbuhan dan peluang baru bagi Anda dan rekan kerja Anda.

5. Bicaralah

Terkadang fakta bahwa Anda merasa kurang dihargai sama sekali tidak diperhatikan oleh atasan Anda. Mereka mungkin sangat sibuk sehingga tidak menyadari Anda merasa seperti ini. Jika Anda mencurigai mungkin ini masalahnya, jangan takut untuk angkat bicara.

Anda tidak ingin terlihat sebagai anak yang cengeng, jadi bersikaplah strategis dalam pendekatan Anda terhadap percakapan dengan atasane. Jelaskan bahwa Anda terkadang merasa tidak memenuhi harapan dan diskusikan beberapa cara yang dapat membuat Anda termotivasi untuk terus sukses.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inspirasi Tips Karir
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top