Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Merck Mulai Rekrut Sukarelawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Tahap Awal

Uji coba fase 1/2, yang berbasis di Belgia, itu, bertujuan untuk merekrut 260 peserta yang sehat untuk menguji vaksin eksperimental V591, yang dapat diakses sebagai bagian dari kesepakatan untuk pembuat vaksin Austria Themis Bioscience
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 12 September 2020  |  10:04 WIB
Merck Mulai Rekrut Sukarelawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Tahap Awal
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen obat AS, Merck & Co Inc telah merekrut peserta sukarelawan untuk studi vaksin Covid-19 tahap awal, menurut database pemerintah clinicaltrials.gov.

Uji coba fase 1/2, yang berbasis di Belgia, itu, bertujuan untuk merekrut 260 peserta yang sehat untuk menguji vaksin eksperimental V591, yang dapat diakses sebagai bagian dari kesepakatan untuk pembuat vaksin Austria Themis Bioscience. Demikian dikutip dari straitstime.

Vaksin ini didasarkan pada virus campak yang dimodifikasi yang mengirimkan sedikit virus corona baru ke dalam tubuh untuk mencegah Covid-19.

Merck terlambat untuk bergabung dalam perlombaan untuk mengembangkan vaksin yang aman dan efektif untuk penyakit pernapasan yang menyebar dengan cepat karena pesaing Pfizer Inc, AstraZeneca Plc dan Moderna Inc sudah dalam pengujian tahap akhir.

Produsen obat itu juga bekerja sama dengan penelitian nirlaba IAVI tentang kandidat vaksin kedua yang menggunakan teknologi yang sama dengan vaksin Ebola Merck, ERVEBO.

Awal bulan ini, Kepala Eksekutif Kenneth Frazier mengatakan kandidat kedua kemungkinan akan memulai persidangan akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

merck Vaksin Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top