Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pakai Lagu Bernuansa Islami di Fashion Show Lingerie, Rihanna Dikecam

Penyanyi itu baru-baru ini memperkenalkan lini pakaian dalam yang disebut Savage X Fenty, menggunakan musik bernuansa hadits Islam sebagai musik latar.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 Oktober 2020  |  10:58 WIB
Rihanna - Reuters
Rihanna - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Rihanna dikecam karena dianggap tidak menghormati kaum muslim ketika memakai lagu islami dalam fashion show lingerie dengan brand namanya.

Penyanyi itu baru-baru ini memperkenalkan lini pakaian dalam yang disebut Savage X Fenty, menggunakan musik bernuansa hadits Islam sebagai musik latar.

Penyanyi itu telah menyebabkan kemarahan di media sosial, karena dituduh tidak hanya merendahkan nilai-nilai tapi juga fundamental Islam dengan menggunakan lagu yang memiliki ayat-ayat Hadits yang dicampur secara tidak sopan ke dalam iramanya.

Lagu yang juga dikenal sebagai Doom itu diciptakan oleh produser yang berbasis di London bernama Coucou Chloe dan menyertakan sampel vokal Hadits dalam bahasa Arab yang menunjukkan akhir zaman dan hari penghakiman.

Dia disebutkan harus bertanggung jawab atas keseluruhan pertunjukan meskipun dia tidak memilih musiknya. 

Beberapa model yang hadir membawakan koleksinya itu termasuk Bella Hadid, Irona Shayk dan penyanyi Lizzo.

Pengguna twitter beramai-ramai mengkritik fashion show yang dinilai tidak menghargai kaum muslim tersebut. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion rihanna
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top