Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menurut Bill Gates, Hanya Ada Satu Cara Agar Kehidupan Kembali Normal

Bill Gates, menyatakan pada Minggu (11/10), dalam wawancara dengan NBC News, bahwa kehidupan kita hanya dapat kembali normal jika ada vaksin yang efektif dan terjangkau.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  12:58 WIB
Bill Gates - Istimewa
Bill Gates - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Ini bukan pertama kalinya Bill Gates berbicara tentang pandemi virus corona dan vaksin.

Bill Gates, menyatakan pada Minggu (11/10), dalam wawancara dengan NBC News, bahwa kehidupan kita hanya dapat kembali normal jika ada vaksin yang efektif dan terjangkau.

“Satu-satunya cara untuk benar-benar kembali normal adalah dengan mendapatkan vaksin yang sangat efektif dan tersedia untuk banyak orang. Ini akan mengakhiri pandemi dalam skala global,\" ujarnya, seperti dikutip melalui Entrepreneur, Selasa (13/10).

Gates sudah pernah menyinggung hal ini sebelumnya. Pada akhir April, pengusaha tersebut mengungkapkan kepada media Prancis, Le Figaro,bahwa dunia akan membutuhkan satu atau dua tahun untuk mengatasi kerusakan akibat pandemi.

Namun, ini bukan pertama kalinya dia menyentuh subjek tersebut. Dalam blog pribadinya, dia juga mengungkapkan pemikirannya tentang virus corona kepada publik.

Tentu saja, tidak semua menerima pendapatnya, karena ada teori konspirasi yang tak terhitung jumlahnya yang menentangnya.

Mulai dari menuduhnya sebagai penyebab pandemi, hingga tuduhan bahwa dia akan mengontrol vaksin dan manusia akan ditanamkan chip 5G.

Di Meksiko bahkan ada pawai di negara bagian Chiapas, yang mengklaim bahwa Gates menemukan Covid-19 untuk membunuh orang dewasa yang lebih tua.

Saat itu Gates menjelaskan bahwa \"orang mencari penjelasan sederhana, siapa penjahatnya?" Selain menyatakan bahwa dia tidak pernah ada hubungannya dengan microchip apapun.

"Sulit untuk menyangkal hal ini karena sangat bodoh dan aneh… Mengulanginya berkali-kali sepertinya akan memberikan tuduhan itu kredibilitas,\" katanya.

Di sisi lain, Bill Gates memiliki yayasan yang telah berinvestasi untuk membeli vaksin.

"Pada akhirnya, ketika kami memiliki vaksin, kami ingin mengembangkan herd immunity, mencakup 80% dari populasi,\" katanya dalam program radio BBC beberapa waktu lalu.

Pada 11 Agustus, vaksin virus korona pertama terdaftar, yaitu Sputnik V, buatan Rusia. Saat ini sedang dalam uji klinis fase ketiga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bill gates Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top