Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Dampak Buruk Jam Kerja Terlalu Panjang

Untuk memenuhi permintaan yang terus berkembang, setiap orang harus terburu-buru melakukan pekerjaannya. Akibatnya, jam kerja lembur atau dini hari sudah biasa sekarang.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  15:00 WIB
Ilustrasi - Fournier
Ilustrasi - Fournier

Bisnis.com, JAKARTA -- Jam kerja yang berat dan panjang bisa membuat Anda stres. 

Untuk memenuhi permintaan yang terus berkembang, setiap orang harus terburu-buru melakukan pekerjaannya. Akibatnya, jam kerja lembur atau dini hari sudah biasa sekarang.

Anda mungkin berpikir kerja dengan jam yang panjang pasti bermanfaat karena dapat memberi Anda poin dari manajer Anda. Tetapi dampak besar yang ditimbulkan terhadap kesehatan Anda dapat mengkhawatirkan untuk jangka panjang. Dikutip dari Times of India, Kamis (22/10/2020), ini beberapa konsekuensi yang ditimbulkan:

1.Kesehatan fisik

Seringkali Anda pasti mengeluh tentang nyeri kantung mata yang terus menerus menusuk Anda. Meskipun menyakitkan, Anda tidak punya banyak waktu untuk beristirahat. Akibatnya, rasa sakit tetap ada. Contoh seperti ini membuktikan bahwa sangat penting untuk mempertimbangkan kesehatan fisik Anda terlebih dahulu, daripada mengikuti pekerjaan yang berat. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa orang yang cenderung bekerja lebih lama dari biasanya, memiliki peluang tinggi untuk meninggal lebih awal atau terkena penyakit yang berisiko hidup.

Peneliti klinis dan dokter bahkan menyebut hal ini sama mematikannya dengan merokok karena keduanya pada akhirnya akan mengarah pada hal yang sama - risiko kesehatan yang sangat besar.

2. Kesehatan mental

Bukan hanya kesehatan fisik yang terpengaruh, tetapi kesehatan mental Anda juga sangat terpengaruh. Bayangkan saja jam kerja dan panggilan telepon dan yang terpenting stres, membekukan otak dan pikiran Anda. Akibat dari hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan mental dan Anda juga dapat mengalami kesulitan untuk menyeimbangkan gaya hidupnya.

Sekali gaya hidup sehat mengalami masalah dan ketidakseimbangan, maka menjadi sangat sulit untuk mengatur hal-hal lain dalam jadwal mereka. Seiring dengan beberapa sakit kepala dan migrain, orang membutuhkan lebih banyak waktu dari biasanya untuk mengingat dan mempelajari berbagai hal, atau membuat keputusan penting dalam hidup mereka.

3. Kesempatan berkarir

Walaupun masalah kesehatan fisik dan mental Anda tidak terlalu memengaruhi Anda, Anda akan terkejut mengetahui bahwa karier Anda juga bisa menurun karena terlalu banyak bekerja. Penelitian telah menyimpulkan bahwa orang yang sebagian besar bekerja lembur atau lembur telah mengurangi kesempatan kerja dan keahlian untuk menjadi pekerja yang mahir.

Perusahaan juga menganggap kesejahteraan fisik dan mental yang tepat sebagai bagian dari pencalonan penuh karyawan, dan dengan demikian, jika mereka kekurangan prospek itu, perusahaan menghindari mempekerjakan orang-orang seperti itu.

Sangat penting untuk menjadwalkan keseimbangan kehidupan kerja yang tepat untuk memberi waktu untuk diri sendiri dan orang yang Anda cintai di sekitar Anda. Kami memahami bahwa pekerjaan pasti lebih diutamakan daripada kehidupan banyak orang tetapi harus dipertahankan dengan baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jam kerja Tips Karir
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top