Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pakar Penyakit Menular Bilang Pakai Masker Cukup untuk Cegah Lockdown

Pakar penyakit menular ternama di Amerika Serikat Anthony Fauci menegaskan bahwa menggunakan masker cukup untuk mencegah lockdown yang melumpuhkan perekonomian.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  12:45 WIB
Petugas kasir mengenakan alat pelindung diri berupa masker, face shield, dan sarung tangan ketika melayani pembeli di salah satu gerai penjualan kebutuhan pokok di Mal Pekanbaru, Riau, Selasa (13/10/2020).  - ANTARA
Petugas kasir mengenakan alat pelindung diri berupa masker, face shield, dan sarung tangan ketika melayani pembeli di salah satu gerai penjualan kebutuhan pokok di Mal Pekanbaru, Riau, Selasa (13/10/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Pakar penyakit menular ternama di Amerika Serikat Anthony Fauci mengimbau masyarakat terutama di Amerika Serikat untuk mengesampingkan urusan politik dan memakai masker guna menahan penyebaran Covid-19.

Fauci, Direktur Alerigi dan Penyakit Menular di National Institute AS menguraikan di Journal of American Medical Association bahwa menutup wajah dapat membantu mencegah Covid-19 dalam sebuah komentar.

Fauci menegaskan hal itu setelah munculnya bias penggunaan masker dihubungkandengan politik. Fauci menegaskan bahwa menggunakan masker cukup untuk mencegah lockdown yang melumpuhkan perekonomian.

“Kami tidak mau kalau harus ditutup total. Kita semua tahu itu dan tidak ingin kembali meruntuhkan perekonomian. Makanya, kalau tidak ingin ditutup, setidaknya lakukanlah hal-hal mendasar dalam pencegahan ini seperti dengan memakai masker,” kata Fauci, dilansir Bloomberg, Jumat (30/10/2020).

Kewajiban menggunakan masker di tempat umum dikaitkan dengan penurunan laju kenaikan kasus Covid-19 di AS. Institute for Health Metrics and Evaluation pada pekan lalu juga menemukan bahwa penggunaan masker di seluruh dunia dapat menyelamatkan 129.574 jiwa warga Amerika tambahan mulai 22 September 2020 hingga Februari 2021.

Fauci mengatakan, di Australia pemberlakuan lockdown sementara bersama dengan denda sampai 200 dolar Australia atau setara dengan US$140 karena tidak mematuhi aturan mengenakan masker cukup membantu menekan ledakan tambahan kasus di Melbourne.

“Fakta bahwa aturan-aturan itu ternyata bisa diterapkan dan dipatuhi di negara besar seperti Australia membuat saya yakin dan ada harapan bahwa kita bisa mengontrol virus ini bersama-sama,” imbuh Fauci.

Lebih lanjut, vaksin yang tengah dibuat untuk mengontrol penularan Virus Corona tidak akan segera tersedia dalam waktu dekat, di AS dan di mana pun di seluruh dunia. Sampai vaksinnya muncul, penggunaan alat-alat sederhana yang bisa mencegah penularan Virus Corona sangat penting.

“Dan harus ditekankan bahwa intervensi seperti pakai masker ini tetap harus dilakukan bahkan ketika nanti vaksin sudah tersedia,” tambahnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

masker Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top