Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Samsung Biologics Produksi Massal Pengobatan Antibodi Covid-19

Samsung Biologics meneken kontrak dengan Vir Biotechnology di mana perusahaan Korea akan menangani pembuatan pengobatan Covid-19.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 18 November 2020  |  15:28 WIB
Samsung Biologics siap memproduksi massal pengobatan antibodi Covid/19.
Samsung Biologics siap memproduksi massal pengobatan antibodi Covid/19.

Bisnis.com, JAKARTA - Samsung Biologics mulai memproduksi secara massal pengobatan antibodi Covid-19 yang dikembangkan oleh Eli Lilly, untuk memungkinkan pasokan obat yang stabil dan administrasi yang lebih cepat ke lebih banyak pasien di Korea Selatan.

Mengutip The Korean Times pada Rabu (18/11/2020), Samsung Biologics telah menyatakan bahwa produksi massal dilakukan setelah mereka menandatangani perjanjian pembuatan kontrak dengan Eli Lilly.

Nilai kontrak tersebut sekitar US$150 juta dan dapat tumbuh menjadi US$222 juta setelah pengobatan tersedia. Mengingat perusahaan akan mengungkapkan durasi kontrak setelah 31 Desember 2023, itu dianggap sebagai kontrak produksi massal jangka panjang.

Samsung Biologics mengatakan bahwa meski penyebaran obat Covid-19 terpaksa menghadapi kesulitan dalam hal pengamanan bahan baku, pihaknya berhasil mengirimkan batch awal pengobatan kepada Eli Lilly hanya lima bulan setelah mereka menandatangani perjanjian.

"Kami sangat senang mengirimkan produk ini kepada klien kami Lilly dengan kecepatan yang memecahkan rekor untuk membantu perang melawan pandemi Covid-19," kata CEO Samsung Biologics Kim Tae-han.

Tae-han menyebut berkat upaya ilmiah Lilly yang berkelanjutan, pasien yang menderita penyakit mematikan ini mendapatkan harapan baru.

"Samsung Biologics bangga menjadi mitra pengembangan dan produksi kontrak Lilly dan akan terus bekerja tanpa henti dan berkolaborasi dengan mereka untuk menghadirkan perawatan Covid-19 kepada pasien yang paling membutuhkannya, di mana pun mereka berada," tuturnya.

Kedua belah pihak tidak menjelaskan secara pasti apa pengobatannya. Namun, sumber mengatakan itu diasumsikan bamlanivimab (LY-CoV555), yang mendapatkan Otorisasi Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) awal bulan ini.

FDA mengatakan otorisasi hanya berlaku untuk gejala Covid-19 ringan hingga sedang pada pasien dewasa dan anak-anak dan tidak boleh digunakan pada pasien yang dirawat di rumah sakit.

Obat tersebut mirip dengan terapi yang diberikan kepada Presiden AS Donald Trump setelah ia dinyatakan positif Covid-19. Dilaporkan Trump menerima perawatan eksperimental yang memasukkan campuran antibodi, termasuk yang dikembangkan oleh Regenron. Perawatan Eli Lilly ada dalam keluarga pengobatan yang sama.

"Antibodi penetral terbukti menjadi alat yang berpotensi penting dalam perang melawan Covid-19, dan industri biofarmasi bekerja sama dengan cepat dan efektif untuk meningkatkan pasokan manufaktur global," kata Ketua dan CEO Eli Lilly David A. Ricks.

Perjanjian dengan Samsung ini melengkapi kapasitas produksi internal Lilly sendiri dan sangat memperluas kemampuan kami untuk memberikan terapi antibodi Lilly kepada pasien di seluruh dunia.

Pada catatan terkait, Samsung Biologics juga menandatangani kontrak dengan Vir Biotechnology di mana perusahaan Korea akan menangani pembuatan pengobatan Covid-19 yang terakhir. Di bawah kesepakatan US$360 juta, perusahaan akan memproduksi perawatan Vir hingga 31 Desember 2022.

Termasuk kesepakatan Covid-19 tersebut, Samsung Biologics telah mengantongi pesanan manufaktur senilai 1,9 triliun won sepanjang tahun ini, yang merupakan 2,5 kali penjualan perusahaan sebesar 701,6 miliar won sepanjang tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samsung Virus Corona Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top