Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Layanan Daring Kesehatan Pernapasan Kini bisa Via WhatsApp dan Instagram

Sepenuh Napas merupakan media edukasi online berbasis whatsapp dan instagram pertama di Indonesia yang berfokus memberikan edukasi dan informasi seputar kesehatan pernapasan seperti Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK), Tuberkolosis (TBC), Asthma hingga Covid-19.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 25 November 2020  |  18:23 WIB
Foto rontgen sinar-X menunjukkan paru-paru yang terinfeksi tuberkulosis. - Reuters/Luke MacGregor
Foto rontgen sinar-X menunjukkan paru-paru yang terinfeksi tuberkulosis. - Reuters/Luke MacGregor

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan Klikdokter meluncurkan Sepenuh Napas.

Sepenuh Napas merupakan media edukasi online berbasis whatsapp dan instagram pertama di Indonesia yang berfokus memberikan edukasi dan informasi seputar kesehatan pernapasan seperti Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK), Tuberkolosis (TBC), Asthma hingga Covid-19.

Adapun dr. Budhi Antariksa, SpP (K), Ph.D, Dokter Spesialis Paru, Konsultan Asma dan PPOK RSUP Persahabatan menyatakan dalam peluncuran @sepenuhnapas aplikasi ini hadir pada waktu yang tepat. Alasannya, aplikasi ini hadir tepat dalam rangka memperingati Hari Penyakit Paru Obstruksi Kronis Sedunia atau World Chronic Obstructive Pulmonary Disease Day/World CPOD Day) yang diperingati setiap hari Rabu minggu ketiga bulan November.

Menurut dr. Budhi Antariksa, jenis Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) adalah penyakit kronis saluran napas yang ditandai dengan hambatan aliran udara khususnya udara ekspirasi dan bersifat progresif lambat dimana semakin lama akan semakin memburuk. Adapun PPOK disebabkan oleh merokok, polusi udara di dalam maupun di luar ruangan.

Terbukti menurut data prevalensi RISKESDAS 2013, diperkirakan ada lebih dari 10 juta orang yang hidup dengan PPOK di Indonesia dimana mayoritasnya dengan riwayat merokok atau hidup di area dengan polusi udara. PPOK biasanya di derita lebih tinggi pada pria dibanding wanita.

“Awal terjadinya penyakit ini biasanya pada usia pertengahan dan tidak hilang dengan pengobatan”, ujar dr. Budhi Antariksa dari siaran pers yang diterima Bisnis, Rabu (25/11/2020).

Adapun gejala-gejala PPOK yaitu mengalami sesak napas yang bertambah ketika beraktifitas dan/atau bertambah dengan meningkatnya usia disertai batuk berdahak atau pernah mengalami sesak napas disertai batuk berdahak.

Oleh sebab itu, Apt. Mindo Fuji Siahaan, S. Farm, Product Management PT Kalbe Farma Tbk menyatakan inovasi Sepenuh Napas merupakan komunitas edukasi awam yang dimiliki oleh Kalbe.

Tujuan komunitas ini adalah untuk menyampaikan informasi mengenai penyakit pernapasan mulai dari infomasi gejala, alur diagnosis, hingga terapi dan gaya hidup yang harus dijalani oleh seseorang ketika dinyatakan memiliki penyakit pernapasan.

Mindo melihat tingkat kepedulian masyarakat masih rendah terhadap penyakit pernapasan. Padahal saat ini kita berada di tengah pandemi Covid-19 yang juga merupakan salah satu penyakit pernapasan. Memanfaatkan platform instagram, dia berharap Sepenuh Napas dapat menjadi wadah edukasi bagi masyarakat dalam mengantisipasi penyakit pernapasan lebih dini.

“Dan jika memang sudah hidup dengan penyakit pernapasan, pasien bisa menemukan pola hidup yang sesuai dalam menjaga kapasitas pernapasannya untuk berfungsi dengan optimal,” lanjut Mindo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konsultasi sindrom pernapasan timur tengah (mers)
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top