Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Smart Coffee Machine JumpStart, Cara Baru Menikmati Kopi

Kecerdasan buatan yang dimiliki oleh mesin milik JumpStart tak hanya digunakan untuk meracik minuman sesuai permintaan konsumen saja.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 28 November 2020  |  11:11 WIB
Cara membuat kopi dengan mesin menggunaakan Smart Coffee Machine JumpStart. -
Cara membuat kopi dengan mesin menggunaakan Smart Coffee Machine JumpStart. -

Bisnis.com, JAKARTA - Kopi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari muda-mudi urban. Keberadaan minuman yang mengandung kafein itu seolah-olah sudah menjadi pelengkap di meja kerja, terutama saat mengawali hari.

Oleh karena itu, tak perlu heran apabila di pagi hari menemukan kedai kopi dengan antran pembeli yang mengular. Alih-alih dinikmati di tempat, kebanyakan diantaranya membeli kopi untuk dibawa ke tempat kerjanya masing-masing.

Bagi mereka yang waktunya terbatas, mengantre di kedai kopi tentunya bukan pilihan bijak. Menggunakan layanan pesan antar mungkin bisa jadi pilihan, akan tetapi bagi mereka yang sedang berhemat, ini bukanlah opsi yang baik.

Opsi lainnya, membuat sendiri kopi di tempat kerja mungkin bisa dilakukan. Konsekuensinya tentu varian yang dinikmati terbatas dan rasa yang dihasilkan mungkin tak senikmat kopi yang diracik oleh barista profesional di kedai kopi.

Berangkat dari kondisi tersebut, perusahaan rintisan JumpStart menciptakan sebuah inovasi mesin penjualan otomatis kopi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence). Mesin tersebut ditempatkan di area perkantoran atau pusat aktivitas masyarakat layaknya mesin penjualan otomatis lainnya.

CEO JumpStart Brian Imawan mengatakan sejak tiga tahun lalu pihaknya telah menempatkan mesin tersebut di lebih dari 500 titik di Ibukota dan sekitarnya. Sebagian besar berada di area perkantoran untuk mengakomodasi kebutuhan para pekerja akan kopi maupun minuman non-kopi seperti coklat, dan teh hijau (matcha).

“Fresh, tidak perlu menghabiskan waktu untuk antre. Harganya juga lebih terjangkau di range Rp10.000-15.000 untuk kopi maupun non-kopi. Biji kopi atau bahan lain yang digunakan juga bahan-bahan premium yang diracik oleh mesin pintar di tempat,” tuturnya pada Kamis (26/11/2020)

Lebih lanjut, Brian menjelaskan kecerdasan buatan yang dimiliki oleh mesin milik JumpStart tak hanya digunakan untuk meracik minuman sesuai permintaan konsumen saja. Mesin tersebut juga mampu mendeteksi secara otomatis stok dari masing-masing menu dan menu favorit untuk dilaporkan ke kantor pusat JumpStart.

Dengan demikian, menurut Brian konsumen tak perlu khawatir apabila produk yang mereka inginkan tidak tersedia. “Tanpa ada yang lapor, tiba-tiba ada petugas kami datang membawa stok biji kopi atau bahan lainnya. Praktis dan tak merepotkan pemilik properti”.

COO JumpStart Fadil Cen menambahkan terdapat dua jenis Smart Coffee Machine yang sudah terpasang saat ini, yakni mesin dengan ukuran layaknya mesin penjualan otomatis pada umumnya dan mesin kecil yang dapat ditaruh di meja.

Keduanya menyajikan menu yang sama, antara lain espresso, americano, cappuccino, caffe latte, piccolo latte, mocha, hot chocolate, green tea latte, green tea, dan palm sugar latte. Namun, mesin yang berukuran kecil hanya dapat menyediakan minuman dalam kondisi panas, alih-alih dingin dengan es.

“Konsumen bisa mengatur kadar gula sesuai keinginan, melakukan pembayaran secara non tunai di kedua mesin itu menggunakan barcode QRIS. Jadi, mesin itu menerima banyak pilihan pembayaran e wallet atau non-tunai,” papar Fadil.

cara baru membuat kopi modern

Adapun, untuk waktu penyajian menurut Fadil tak lebih dari 40 detik minuman sudah bisa dinikmati oleh konsumen. Kemudian, untuk mempersingkat waktu, sudah disiapkan system yang memungkinkan pemesanan dilakukan dilakukan secara daring.

Jadi, konsumen hanya tinggal mengambil produk yang mereka pesan di mesin pada waktu yang sudah mereka tentukan sendiri.

INSTALASI TANPA SYARAT

Tentunya keberadaan mesin penjualan otomatis menjadi salah satu nilai tambah dari sebuah properti, khususnya area perkantoran dan apartemen. Beberapa pengelola properti berupaya menghadirkannya walaupun syarat yang harus dipenuhi tak bisa dibilang mudah.

Menurut Brian, pihaknya tak menyiapkan syarat khusus bagi pengelola properti yang menginginkan instalasi Smart Coffee Machine. Mereka hanya perlu menghubungi pihak JumpStart untuk kemudian disurvei mana mesin yang pas untuk dipasang di properti tersebut.

Tidak ada biaya instalasi maupun perawatan rutin yang harus dikeluarkan oleh pemilik properti yang menginginkan keberadaan Smart Coffee Machine.

“Gratis, cukup siapkan tempatnya saja sekitar 1x1 meter untuk mesin dan colokan listrik. Internet dan maintenance rutin semua kami yang tanggung,” tegasnya.

Untuk perawatan rutin Smart Coffee Machine, Brian menyebut tak ada bedanya dengan mesin kopi yang digunakan oleh kedai kopi modern. Mesin tersebut harus dikalibrasi rutin agar kualitas, khususnya rasa minuman tetap terjaga.

“Kalau sebelum waktu kalibrasi sudah ada perbedaan [rasa], hubungi kami langsung. Kami akan kirimkan tim untuk kalibrasi setelah laporan masuk,” tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minuman kopi kedai kopi
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top