Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aktivitas Pesantren Kembali Dibuka, Ini Imbauan Protokol Kesehatan BNPB

Pesantren merupakan salah satu sekolah yang juga akan dibuka, Direktur Mitigasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jhony Sumbung menyatakan ketika nanti pesantren sudah diperbolehkan melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, protocol kesehatan harus dilakukan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 16 Desember 2020  |  15:18 WIB
Panitia mendata sejumlah santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor asal Banten yang akan kembali ke kampus mereka di Ponorogo di Stadion Maulana Yusuf Serang, Banten, Jumat (19/6/2020). - Antara \\n\\n
Panitia mendata sejumlah santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor asal Banten yang akan kembali ke kampus mereka di Ponorogo di Stadion Maulana Yusuf Serang, Banten, Jumat (19/6/2020). - Antara \\n\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana akan membuka Kembali sekolah atau pebelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 ini pada Januari tahun 2021. 

Pesantren merupakan salah satu sekolah yang juga akan dibuka, Direktur Mitigasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jhony Sumbung menyatakan ketika nanti pesantren sudah diperbolehkan melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, protokol kesehatan harus dilakukan.

"Kalau di pesantren mulai melakukan pendidikan, mohon protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Jangan sampai muncul kluster baru di pesantren," kata Jhony dikutip dari website resmi BNPB.

Protokol kesehatan yang dimaksud yakni memakai masker, mencuci tangan dengan bersih, menjaga jarak.

Ia menambahkan, pengelola pesantren diimbau untuk memberikan masker kepada para santri dan rutin memeriksa kesehatan para santri untuk mencegah lebih awal jika ada yang sakit. 

"Kami meminta pengurus memperhatikan protokol kesehatan dan segera menghubungi petugas terkait jika ditemukan ada anak didik yang sakit. Hal ini wajib agar bisa menjamin anak didik yang mengikuti pendidikan tatap muka dan guru serta pengurus pesantren tetap sehat," tambahnya.

Pada kesempatan ini BNPB memberikan logistik pencegahan Covid-19 berupa Panbio Swab antigen sebanyak 10.000 test, masker KF94 sebanyak 1.000 pcs, dan masker kain sebanyak 1.000 pcs untuk diserahkan kepada pondok pesantren dan madrasah melalui Kakanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau.

Selain itu BNPB juga memberikan logistik pencegahan Covid-19 kepada pemerintah kota Batam berupa Rapid Antigen sebanyak 2.000 tes, Masker Kain 2.000 lembar, Faceshield 1.000 pcs, Hand Gloves 1.000 pcs, Shoes Cover 1.000 pcs dan Disposal Mask sebanyak 1.000 pcs.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesantren Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top