Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bayi Keracunan Air Putih, Kenali Ciri-Cirinya

Kedengarannya aneh, tetapi terkadang terlalu banyak air menjadi berbahaya bagi kesehatan bayi Anda dengan menyebabkan keracunan air.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 21 Desember 2020  |  15:53 WIB
Bayi yang terlalu banyak minum air putih terlalu banyak bisa menyebabkan keracunan - wikipedia
Bayi yang terlalu banyak minum air putih terlalu banyak bisa menyebabkan keracunan - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - Air adalah salah satu kebutuhan dasar tubuh manusia, dan untuk alasan ini, kita semua sangat menekankan pada minum banyak air sepanjang hari. Hal yang sama juga berlaku untuk bayi.

Namun, air tidak boleh diberikan sebelum usia enam bulan atau sampai atau kecuali dokter Anda menyarankan Anda untuk melakukannya. Ini karena terkadang memasukkan air terlalu dini atau memberi makan kelebihan air (dengan menambahkan lebih banyak air ke dalam susu formula, mencampurkan air ke dalam ASI, atau hanya memberi makan air) ke bayi Anda dapat menyebabkan keracunan air.

Dikutip dari Parenting Firstcry, Senin (21/12/2020), mari kita cari tahu lebih lanjut tentang keracunan air pada bayi, penyebabnya, gejalanya:

Apa itu keracunan air?

Dengan kata sederhana, keracunan air atau toksemia air pada bayi adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh mengalami kelebihan cairan akibat minum terlalu banyak air atau cairan lain.

Air yang berlebihan dapat mengganggu kadar natrium dan elektrolit bayi dan dapat berakibat fatal bagi kesehatan bayi. Sebisa mungkin, hindari memberikan air tambahan kepada bayi karena ASI atau susu formula memenuhi kebutuhan air mereka.

Apa penyebab keracunan air?

Meski kedengarannya aneh, tetapi terkadang terlalu banyak air juga terbukti berbahaya bagi kesehatan bayi Anda dengan menyebabkan keracunan air. Jika Anda terkejut tentang bagaimana hal itu bisa terjadi, berikut beberapa alasan atau penyebab keracunan air:

  1. Memberi Makan Air atau Jus untuk Bayi

Hingga usia enam bulan, bayi Anda dapat mengganti semua kebutuhan airnya dari ASI atau susu formula, sehingga ia mungkin tidak memerlukan air tambahan. Namun, terkadang orang tua mulai memberi jus buah atau air untuk bayi mereka, yang dapat menyebabkan kondisi ini. Jangan memberi makan cairan apa pun selain ASI atau susu formula, kecuali dokter Anda menyarankan hal yang sama.

  1. Menambahkan Air Berlebih ke Formula

Saat memberikan susu formula kepada bayi Anda, sangat penting bagi Anda untuk mengikuti semua petunjuk dengan cermat yang tertera pada label. Kadang-kadang orang tua tanpa sadar atau sadar menambahkan lebih banyak air saat membuat susu formula; hal ini dapat menyebabkan keracunan air pada bayi mereka.

  1. Menawarkan Air dari Cangkir Anda

Beberapa orang tua suka berbagi air, jus, atau cairan lain dari cangkir mereka dengan bayi mereka. Nah, seteguk dua mungkin tidak menjadi masalah. Namun, terkadang bayi menelan banyak cairan dari cangkir yang menyebabkan konsumsi cairan berlebih. Jika Anda berlatih berbagi cairan dari cangkir setiap kali Anda meminumnya, ini juga dapat menyebabkan keracunan air pada bayi baru lahir dan bayi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum anak bayi
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top