Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Perbedaan Gejala Virus Corona pada Anak dan Orang Dewasa

Gejala yang muncul pada anak yang terinfeksi virus corona dan orang dewasa sangat berbeda. Anak yang terinfeksi Covid-19 bisa mengalami demam dan mual.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  14:31 WIB
Anak yang terinfeksi virus corona (Covid-19) akan menunjukkan  gejala demam, batuk dan sesak napas. - ondenregional.com
Anak yang terinfeksi virus corona (Covid-19) akan menunjukkan gejala demam, batuk dan sesak napas. - ondenregional.com

Bisnis.com, JAKARTA - Gejala virus corona (Covid-19) bisa berbeda dari satu orang ke orang lain. Tingkat risiko dan komplikasi kesehatan yang dirasakan akan berbeda, mulai dari ringan hingga parah, tergantung pada kekebalan tubuh.

Mengutip dari Times of India, Rabu (13/1/2021), gejala virus corona yang dialami anak-anak sangat berbeda dengan gejala orang dewasa. Berikut gejala virus corona pada anak:

- Gejala umum virus corona yang dihadapi oleh anak-anak dan orang dewasa

Menurut National Health Services (NHS) Inggris, gejala utama virus corona pada anak mirip dengan gejala yang dihadapi orang dewasa. Gejalanya meliputi, batuk baru atau terus menerus dan kehilangan atau perubahan indera penciuman dan perasa.

Selain itu, beberapa gejala lain yakni memiliki gejala pilek seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau pilek dan menggigil.

- Gejala Covid-19 yang spesifik dan signifikan tercatat pada anak-anak

Meskipun beberapa gejala utama yang dialami oleh anak-anak dan orang dewasa mungkin serupa, ada beberapa gejala yang mungkin berbeda pada keduanya, dalam hal dampak dan masa inkubasi virus corona pada tubuh.

Menurut aplikasi ZOE, aplikasi studi gejala Covid-19 yang didirikan di Inggris Raya, kelelahan, kehilangan nafsu makan, dan sakit kepala telah dicatat sebagai gejala umum virus corona (Covid-19) pada anak-anak.

Sementara 35 persen anak-anak dengan tes virus corona positif telah melaporkan kehilangan nafsu makan, 53 persen anak-anak yang dites positif juga melaporkan sakit kepala.

- Sindrom Peradangan Multisistem (MIS-C)

Laporan terbaru menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus MIS-C pada anak-anak yang terinfeksi Covid-19. Sesuai penelitian, Covid-19 dapat menyebabkan kondisi serius yang disebut sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak (MIS-C).

- Gejala MIS-C harus diwaspadai

Seorang anak positif Covid-19 yang telah mengembangkan sindrom inflamasi multisistem (MIS-C) dapat menunjukkan berbagai gejala selain tanda-tanda Covid-19 yang paling umum. 

Berikut beberapa gejala virus corona pada anak yang harus diwaspadai.

- Suhu tinggi untuk jangka waktu yang lama.

- Sakit perut

- Diare atau mual

- Ruam atau perubahan warna kulit

- Sesak napas dan kesulitan bernapas

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak Virus Corona Gejala Penyakit Batuk
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top