Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Strategi Jitu Menyiapkan Biaya Pendidikan Anak

Disiplin menjadi kata kunci untuk menyiapkan kebutuhan biaya pendidikan anak. Mulailah menyisihkan 10 persen gaji untuk biaya sekolah.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  12:51 WIB
Orang tua yang memiliki anak, sebaiknya disiplin dalam menabung untuk masa depan biaya pendidikan./Ilustrasi menabung - Istimewa
Orang tua yang memiliki anak, sebaiknya disiplin dalam menabung untuk masa depan biaya pendidikan./Ilustrasi menabung - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap orang tua akan berusaha keras memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya, mulai dari pendidikan tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

Biaya pendidikan kini tak bisa dibilang murah. Dana pendidikan anak harus dipersiapkan sedini mungkin dan lebih baik sejak membangun rumah tangga baru.

Biaya pendidikan selalu menunjukkan tren kenaikan. Maka kedisiplinan sangat dibutuhkan agar biaya pendidikan tetap terpenuhi saat anak mulai memasuki usia sekolah.

Emas cocok digunakan sebagai tabungan dana pendidikan karena emas tergolong dalam kategori investasi yang rendah risiko, likuid dengan tren kenaikan harga yang stabil. Secara umum, proyeksi kenaikan harga emas per tahun yakni sekitar 8-15 persen.

Investasi yang satu ini diproyeksikan mampu mengimbangi biaya pendidikan yang rata-rata mengalami kenaikan sekitar  5 – 8 persen setiap tahunnya. Lalu bagaimana strategi menabung emas yang aman untuk tujuan dana sekolah di masa depan.

1. Tentukan tipe tabungan emas untuk tujuan tabungan dana pendidikan.

Sangat disarankan anda memilih jenis investasi emas berupa logam mulia (LM) atau emas batangan, bukan emas perhiasan. Kemudian, pahami bahwa ada dua tipe tabungan emas LM, yaitu menabung dalam bentuk emas fisik (cetak) atau dalam bentuk emas virtual (bentuk fisiknya disimpan atau dititipkan dan di cetak sesuai permintaan).

Pastikan anda memilih tipe tabungan emas yang sesuai dengan kebutuhan. Artinya, jika Anda termasuk orang yang lebih percaya dan nyaman menyimpan emas dalam bentuk fisik, maka anda bisa memilih tabungan emas berupa kepingan atau batangan logam mulia. Namun jika Anda termasuk orang yang praktis, dan ingin menghindari risiko kehilangan emas saat di simpan, maka solusinya Anda bisa memilih tabungan emas dalam bentuk virtual.

2. Mulai dengan uang yang anda punya untuk menabung emas

Anda bisa membeli emas langsung di toko emas dan butik Antam, atau beli online lewat aplikasi e-commerce seperti Lakuemas serta aplikasi sejenis lainnya. Selanjutnya, anda tak perlu ragu untuk mulai menabung emas dengan modal kecil. Menabung emas bisa anda mulai kapan saja, dengan modal berapapun yang anda miliki, bahkan dengan uang sebesar Rp 50.000 saja anda dapat menabung emas.

Ingat ya, investasi emas kini semakin praktis, aman dengan modal yang terjangkau. Uang yang anda setorkan nantinya akan dikonversi langsung menjadi bentuk emas sesuai dengan nilainya. Cukup mudah bukan?

3. Kunci sukses menabung untuk dana pendidikan anak adalah disiplin.

Jadi anda harus selalu ingat pada tujuan menabung yaitu untuk kebutuhan biaya dana pendidikan. Agar tujuan tersebut tercapai, mulailah rutin menyisihkan sebesar 10 persen atau lebih dari gaji untuk ditabungkan emas. Lalu, sebisa mungkin kurangi pengeluaran konsumtif. Lebih baik alihkan dana konsumtif untuk menambah nilai tabungan emas. Mulailah fokus untuk menyiapkan biaya pendidikan sang buah hati.

Yakinlah, dengan disiplin menabung emas Anda pasti bisa memiliki dana yang cukup untuk biaya sekolah anak-anak hingga lulus di masa depan nanti.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan biaya pendidikan biaya kuliah pendidikan anak
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top