Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cerita Menteri Airlangga Lakukan Donor Plasma Konvalesen

Proses donor plasma darah dilakukan Menteri Airlangha di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) dengan melewati serangkaian tes lanjutan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  15:50 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan donor terapi plasma kovalesen./Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan donor terapi plasma kovalesen./Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA -- Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan donor plasma konvalesen.

Terapi plasma konvalesen atau donor plasma ini didorong sebagai salah satu upaya metode pengobatan pasien Covid-19 untuk menciptakan antibodi.

Airlangga yang juga mengemban tugas sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) turun sebagai donor setelah diketahui dirinya pernah terdiagnosis positif Covid-19.

"Dua hari sebelum menjadi donor ada pemeriksaan darah lengkap kemudian titernya dilihat dan setelah memenuhi syarat baru boleh [lanjut] ke proses berikutnya, ujarnya dalam press briefing daring, Kamis (21/1).

Proses donor lalu dilakukan di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), itupun Airlangga harus melewati serangkaian tes lanjutan meliputi tekanan darah dan kadar hemoglobin pada darah.

Adapun salah satu syarat untuk melakukan donor plasma konvalesen selain sebagai penyintas tidak lebih dari 3 bulan terakhir, kadar Hemoglobin ditetapkan lebih dari 13.0 g/dL untuk pria dan lebih dari atau sama dengan 12.5 g/dL untuk wanita.

"Seluruh prosesnya membutuhkan waktu antara 45-50 menit, tergantung dari jaringan nadi masing-masing donor," tutur Airlangga.

Dia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini PMI masih terkendala untuk memenuhi kebutuhan plasma yang baru mencapai 1.000 per bulan sedangkan targetnya sekitar 5.000 plasma per bulan.

Pemerintah berharap dari 764.708 penyintas Covid-19, 10 persen saja dari kontribusi donor sudah dapat memenuhi kebutuhan minimal dan dapat turut membantu meningkatkan angka kesembuhan.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plasma darah Vaksin airlangga hartarto Virus Corona Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top