Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Segini Kebutuhan Protein yang Dibutuhkan untuk Membentuk Otot

Makronutrien sangat penting untuk perbaikan jaringan otot dan penuh dengan asam amino, bahan pembentuk otot dan kekuatan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  14:26 WIB
Membentuk otot
Membentuk otot

Bisnis.com, JAKARTA - Protein adalah nutrisi penting untuk pembentukan otot.

Makronutrien sangat penting untuk perbaikan jaringan otot dan penuh dengan asam amino, bahan pembentuk otot dan kekuatan.

Tetapi, dengan sumber, perhitungan, dan saran yang sangat bervariasi, hanya sedikit pria yang benar-benar tahu berapa banyak protein yang mereka butuhkan untuk mempertahankan otot dan untuk terus membangun massa otot mereka.

Akibatnya, banyak orang konsumsi shake protein terlalu berlebih atau bahkan kurang.

Menurut NHS, referensi asupan protein harian adalah 50g, tetapi itu tidak memperhitungkan perbedaan antara orang-orang, baik dari tinggi ataupun berat badan.

Untuk mengetahui berapa banyak protein yang Anda butuhkan. Dan yang harus Anda lakukan adalah terus membaca untuk mengetahui caranya.

Sebelum Anda menentukan berapa banyak protein yang Anda butuhkan, pertama-tama mari kita uraikan apa itu sebenarnya. Sederhananya, protein adalah makronutrien (nutrisi yang kita butuhkan dalam jumlah lebih banyak) yang dibangun dari asam amino, yang dijahit menjadi rantai panjang. Beberapa rantai ini dapat dibuat secara alami oleh tubuh Anda.Ini disebut asam amino 'esensial' dan Anda perlu mendapatkannya dari makanan.

Ketika Anda makan dada ayam, tubuh Anda memecah protein menjadi asam amino penyusunnya, yang kemudian digunakan untuk membangun segala sesuatu mulai dari otot baru hingga organ dan rambut.

Untuk membangun otot, tubuh Anda perlu mensintesis lebih banyak protein otot daripada yang dipecah, itulah sebabnya siapa pun yang ingin membangun otot perlu memastikan bahwa mereka mendapatkan cukup protein, serta memastikan pekerjaan yang mereka lakukan dalam angkat beban. kamar juga benar.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, misalnya, menemukan bahwa "asupan protein terbukti meningkatkan peningkatan massa tubuh tanpa lemak melebihi yang diamati hanya dengan latihan ketahanan." Demikian dilansir dari Menshealth.

Sally Varsly selaku Founder dari Muscle First, brand suplemen fitness, mengatakan sebenarnya ada 2 jenis protein untuk membentuk otot yaitu isolate dan concentrate. 

Menurutnya, bahan dasar concentrate jika melalui proses ekstrak susu keju yang mengandung protein sangat tinggi akan mudah diserap oleh tubuh untuk membentuk otot.

"Saat ini, kami sudah mengeluarkan produk susu whey versi ekonomis nya yaitu Pro Whey. Pro Whey yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi para penggiat olahraga (terutama fitness) dan sangat cocok untuk yang sedang dalam program penurunan berat badan (diet)," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan produk baru itu sudah melalui tahapan formulasi, riset, uji laboratorium BPOM, product sampling, testing hingga studi ke efektifan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

protein otot
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top