Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korea Selatan Mulai Tes Covid-19 untuk Anjing dan Kucing Peliharaan

Di ibu kota negara itu, Seoul, hewan peliharaan akan ditawari tes gratis setelah seekor kucing rumahan dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru pada akhir bulan lalu.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 11 Februari 2021  |  10:15 WIB
Ilustrasi kucing - istimewa
Ilustrasi kucing - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Korea Selatan telah memulai pengetesan Covid-19 pada hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, sebagai tindakan pencegahan tambahan guna menghentikan penyebaran virus.

Di ibu kota negara itu, Seoul, hewan peliharaan akan ditawari tes gratis setelah seekor kucing rumahan dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru pada akhir bulan lalu.

Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa hanya hewan peliharaan dengan gejala seperti demam, batuk, dan kesulitan bernapas saja yang akan dites.

Sementara itu, pemilik anjing peliharaan juga telah diberitahu untuk menjaga jarak sosial sekitar 2 meter dari hewan mereka dan tentunya dari orang lain.

Park Yoo-mi, pejabat pengendalian penyakit Kota Seoul meminta warganya menjaga jarak dengan hewan peliharaan mereka ketika sedang berjalan-jalan, diikuti dengan tindakan pencegahan ketat seperti menggunakan masker dan mencuci tangan.

Jika hasil tes hewan peliharaan positif, maka akan diminta untuk karantina di rumah selama 14 hari tanpa dikirim ke fasilitas isolasi karena tidak ada bukti Covid-19 dapat ditularkan dari hewan peliharaan ke manusia.

Pejabat kesehatan setempat juga mengatakan jika pemilik hewan peliharaan tidak dapat merawatnya karena mereka juga menderita Covid-19 atau batasan lain, hewan itu akan dibawa untuk diisolasi di fasilitas yang dikelola oleh pemerintah.

Korea Selatan merupakan salah satu negara yang dinilai telah mengelola pandemi virus corona dengan baik, hanya mencatat kurang dari 1.500 kematian di negara berpenduduk lebih dari 51 juta orang. Tindakan ekstensif pun dilakukan termasuk pengetesan terhadap hewan peliharaan.

Tahun lalu, para peneliti di Kanada mulai menyelidiki kapan dan bagaimana hewan peliharaan dapat terinfeksi oleh penyakit pandemi ini. Dorothee Bienzle, profesor patologi veteriner di University of Guelph mengatakan hasil awal menunjukkan mereka terinfeksi dari orang rumah yang juga mengidap Covid-19.

Dalam penelitian itu, orang yang memiliki kucing atau anjing atau musang dan memiliki diagnosis corona diminta untuk menyeka hewan peliharaan mereka. Jika manusia berada di luar rentang waktu 2 minggu dari dugaan infeksi, tes antibodi ditawarkan untuk mencari antibodi IgM atau infeksi sebelumnya.

Dari 17 kucing, 18 anjing, dan 1 musang yang dites, hanya ada satu kucing yang dites dan dinyatakan positif mengidap virus itu, tetapi beberapa hewan peliharaan lain menunjukkan tanda-tanda gejala. Sudah diketahui bahwa virus itu dapat menyebar dari orang ke orang melalui permukaan hewan misalnya dengan membelai mereka.

Hasil awal penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar hewan peliharaan dalam rumah tangga yang pemiliknya mengidap Covid-19, akhirnya mengembangkan antibodi tambahan yang terkait dengan virus tersebut.

Lantaran sempitnya waktu yang tersedia untuk mendeteksi infeksi pada hewan peliharaan, pengujian darah hewan di lain waktu untuk memeriksa infeksi sebelumnya mungkin diperlukan guna menilai risiko penularan dari hewan ke manusia.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bienzle dan tim, hewan peliharaan seperti kucing dan anjing serta musang dan spesies serupa misalnya cerpelai, sangat rentang terhadap infeksi virus corona baru.

Berikut ini adalah beberapa saran untuk melindungi diri dari virus corona di sekitar hewan :

- Amati jarak sosial dari pemilik hewan peliharaan, seperti yang dilakukan pada orang lain

- Jangan menyentuh hewan peliharaan orang lain

- Jangan biarkan orang lain di luar rumah menyentuh hewan peliharaan Anda

- Cuci tangan secara teratur sebelum dan sesudah kontak dengan hewan

- Hindari perjalanan yang tidak penting ke dokter hewan

- Jika Anda mengidap virus corona, pastikan orang lain merawat hewan peliharaan Anda

- Jika mengajak jalan-jalan hewan peliharaan orang lain, pastikan tetap patuhi jarak sekitar 2 meter


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona hewan peliharaan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top