Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyebab Tes PCR Positif Pasca Sembuh dari Covid-19

Dia menjelaskan hasil tes PCR positif pada orang yang dinyatakan sembuh itu tidak mecerminkan virus corona yang lengkap. "Yang terdeteksi pada tes PCR tersebyt hanya partikel dari korona yang tidak lagi menular," bebernya.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  22:21 WIB
Seluruh anggota dewan dan pegawai di lingkungan DPRD Sumatra Utara menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 di Kantor DPRD Sumatra Utara, Selasa (29/9/2020). - Antara
Seluruh anggota dewan dan pegawai di lingkungan DPRD Sumatra Utara menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 di Kantor DPRD Sumatra Utara, Selasa (29/9/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tak sedikit orang yang kebingungan mendapati hasil tes PCR positif setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Menjadi pertanyaan, apakah dengan hasil tersebut mereka dapat menularkan virus kepada oang lain? 

Menjawab pertanyaan ini, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban memastikan setelah dinyatakan sembuh, pasien OTG dan bergejala ringan tidak akan menularkan virus.

"Yang penting mereka telah menjalani karantina atau isolasi mandiri selama 10 hari sejak tes PCR konfirmasi positif," ujarnya dikutip Bisnis dalam Instagram @profesorzubairi, Rabu (17/2/2021). 

Dia menjelaskan hasil tes PCR positif pada orang yang dinyatakan sembuh itu tidak mecerminkan virus corona yang lengkap. "Yang terdeteksi pada tes PCR tersebyt hanya partikel dari korona yang tidak lagi menular," bebernya.

Kata Zubairi dasar dari argumen ini dibuktikan dengan penelitian di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Korea Selatan yang mempelajari 285 orang yang sembuh dari Covid-19 namun hasil tes PCR masih positif. 

Hasil studi menemukan pasien sembuh yang kembali positif berdasarkan tes PCR tidak ditemukan telah menyebarkan infeksi. Oleh sebab itu, Zubairi meminta masyarakat tidak memberi stigma terhadap OTG dan orang dengan gejala ringan yang dinyatakan smebuh meski tanpa tes usap PCR ulang.

Lebih jauh, WHO juga telah memberi pernyataan mengenai hal ini. Dikatakan bahwa seseorang bisa dinyatakan sembuh ketika tidak lagi menunjukkan gejala Covid-19 tanpa memerlukan konfirmasi tes PCR.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona swab test
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top